Walikota Tetapkan Siaga Bencana Non Alam Atasi Corona

0
4 views

Banjarbaru,infobanu,co.id-Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengumpulkan seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemko Banjarbaru, instansi vertical, Polres Banjarbaru, Kodim 1006 Mtp, BIN, Angkasa Pura, KKP Banjarmasin dan berbagai pimpinan lembaga lainnya di Aula Gawi Sabarataan pada Senin (16/3).
Pertemuan yang didipimpin oleh Wali Kota Banjarbaru ini dalam Rapat Koordinasi Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Banjarbaru dan menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo agar setiap daerah menetapkan situasi di daerah masing-masing dan membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sesuai Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020.
Berdasarkan informasi dari BIN dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru terungkap bahwa di Banjarbaru tidak ditemukan penderita ataupun suspect Covid-19.
Namun sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi serta untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, dalam Rakor diputuskan beberapa kesepakatan penting antara lain :
Membentuk gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dikomandani Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru selaku Kepala BPDB Kota Banjarbaru. Gugus tugas ini diberikan tugas untuk mengambil langkah dan memberikan rekomendasi serta memberikan informasi satu pintu terkait pengananan Covid-19.
Menetapkan status Banjarbaru Siaga Darurat Bencana Non Alam, semua SKPD di Lingkungan Pemko Banjarbaru untuk mengambil langkah antisipasi sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
Dinas Pendidikan mengkomunikasikan kepada seluruh jajaran dibahwahnya dan kepada institusi pendidikan bahwa proses belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan seperti biasa, namun harus mengurangi kontak fisik, termasuk kegiatan bersalam-salaman antara guru dan murid.
Semua perjalanan dinas keluar daerah ditangguhkan, kecuali untuk urusan yang sangat penting.
Bagi jajaran ASN di Pemko Banjarbaru, Wali Kota menetapkan bahwa apel pagi tetap dilaksanakan, namun absen yang biasanya menggunakan sistem finger diubah ke manual.
Untuk SKPD yang mengelola pelayanan publik dan bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti di kelurahan, kecamatan, puskesmas, urusan perizinan dan perpajakan serta dokumen kependudukan, maka memberikan rasa aman kepada pegawai dan masyarakat yang datang, maka perlu dilakukan penyemprotan dengan desinfektan serta menyediakan cairan pembersih tangan atau tempat mencuci tangan dan sabun. Hal ini untuk memberikan rasa aman kepada pegawai dan masyarakat yang hadir.
Kepada Dinas Perdagangan melakukan monitoring kebutuhan pokok di pasar.
Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi dan promosi untuk mengedukasi masyarakat terkait penanganan Covid-19.
Rumah Sakit diminta untuk membentuk Satgas dan membuat SOP penanganan Covid-19 serta mempersiapkan logistik yang dibutuhkan.
Pihak Angkasa Pura dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin yang juga hadir dalam Rakor ini mengungkapkan bahwa pihaknya sejak awal telah melakukan pemantauan terhadap semua penumpang yang datang ke Kalimantan Selatan. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada satupun yang datang dan masuk ke Kalsel membawa Covid-19.
Diakhir Rakor, Wali Kota Banjarbaru menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan terus berupaya melindungi diri, keluarga dan lingkungan serta bergandengan tangan, bersama-sama melindungi Banjarbaru agar terhindar dari Covid-19.

R.Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.