Klop…! Jokowi Capres dan Anies Baswedan Cawapres

Jokowi dan Anies Baswedan.

Jokowi dan Anies Baswedan.

Jakarta – Komunitas Rakyat Penyelamat Negeri (KRPN) H Ideham Khalik MSi menilai, Jokowi dan Anies Baswedan sangat layak diduetkan menjadi capres dan cawapres. Hal ini dimaksudkan untuk menaikkan elektabiltas Partai Demokrat pada pemilu nanti. Meskli Anies masuk jadi peserta konvensi Demokrat, tak masalah jika meski harus jadi cawapresnya Jokowi.

“Partai Demokrat harus secara cerdas, cermat menghitung kalkulasi politiknya. Jika Demokrat ingin bertengger di posisi tiga besar, hendaknya berani mengumumkan kepublik bahwa akan mencalonkan Jokowi sebagai capres dan peserta konvensi capres terfavorit Anies Baswedan menjadi cawapres mendampingi Jokowi,” ujarnya, dalam perbincangan di Jakarta, Selasa (31/12).

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai sosok Anies Baswedan. Yang diyakini akan mampu mengalahkan popularitas dan elektabilitas Joko Widodo.

“Apakah Anies (Baswedan) bisa kalahkan Jokowi? Ya, bisa banget. Karena Anies lebih sigap, lebih konseptual, lebih populis dan lebih jujur dibandingkan Jokowi,” kata Ramadhan Pohan di Jakarta, Selasa.

Ramadhan menguraikan bahwa Anies memiliki garis keturunan pahlawan kemerdekaan dan juga mantan pemimpin mahasiswa ketika kuliah. Selain itu Anies, menurut dia mantan aktivis sehingga lebih meresapi dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan rakyat.

Berdasarkan hasil riset Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP UI), terdapat 12 dari 21 nama menjadi penantang kuat Joko Widodo (Jokowi) yang kini diunggulkan sejumlah lembaga survei memenangi Pilpres 2014.

LPP UI menjelaskan ada 61 pakar menominasikan 21 tokoh potensial sebagai penantang Jokowi lalu disaring menjadi 12 nama.

Kriteria lainnya dianggap memiliki integritas yang baik atau tidak pernah terlibat kasus hukum, khususnya korupsi, kolusi, dan nepotisme serta kriteria mampu menginspirasi orang banyak, memiliki prestasi dan rekam jejak yang mengesankan.

Kedua belas nama itu, yaitu Tri Rismaharini (7,38 poin), Basuki (7,28 poin), Anies Baswedan (7,04 poin), Chairul Tanjung (6,43 poin), Abraham (6,42 poin), Ignatius Jonan (6,40 poin), Emirsyah (6,32 poin), Chatib Basri (6,30 poin), Eko Prasodjo (6,10 poin), Tri Mumpuni (6,03 poin), Nurdin Abdullah (5,79 poin), dan Ahmad Heryawan (5,32 poin).

Riset itu merupakan penilaian dari 61 pakar terhadap 12 nama yang menguji sisi visionernya, kepemimpinan, intelektualitas, keterampilan politik, komunikasi politik, stabilitas emosi, kemampuan manajerial, penampilan, dan integritas moral.

det/infoB

938 total views, 2 views today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Baca Juga >>close