Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pemko Banjarmasin Diminta Operasi Pasar

0
36 views
elpiji 3 kg
elpiji 3 kg lagka….

 

Banjarmasin – Warga Kota Banjarmasin berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin bisa melakukan operasi pasar khusus gas lepeji 3 kg yang saat ini sulit untuk didapatkan di kota tersebut.

“Pemkot harus secepatnya melakukan operasi pasar untuk gas lepeji ini karena kami sulit untuk mendapatkan dan disetiap agen banyak kosong,” ucap Warga Banjarmasin Syamsudin di Banjarmasin, Rabu.

Ia mengatakan, saat ini gas tersebut banyak kosong di agen-agen dan apabila ada harganyapun mahal satu gas lepeji 3kg seharga Rp28.000 dan itu bisa lebih.

Untuk harga lepeji hingga puluhan ribu itu terkesan cukup membebani warga yang berada di kelas menengah ke bawah yang penghasilannya pas-pasan.

“Operasi pasar harus secepatnya dilakukan minimal dalam satu bulan sebanyak dua kali pelaksanaan operasi tersebut,” tutur pria yang kesehariannya sebagai penjaga parkir.

Sementara itu Dayat yang juga seorang Penjaga Parkir di Polresta Banjarmasin juga mengatakan hal yang sama dan berharap adanya operasi pasar dari Pemkot sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat ekonomi ke bawah.

Dikatakannya, waktu itu keluarganya menggunakan minyak tanah dan atas program pemerintah beralih ke lepeji namun kenapa lepeji malah sulit untuk didapatkan.

“Kami sangat keberatan dengan harga lepeji 3kg yang mahal karena sulitnya untuk didapat sehingga pengecer bermain harga,” tuturnya kepada Wartawan Antara.

Pemerintah di kota ini seharusnya bisa tegas terhadap harga eceran tertinggi untuk gas lepeji 3kg baik pada saat mudah ataupun pada saat sulit didapatkan.

“Mau gampang ataupun saat sulit didapatkan gas lepeji itu harus tetap hargannya dan apabila ada yang bermain dengan harga gas lepeji 3kg, pemerintah harus bisa memberikan sanksi tegas,” ujar pria yang hobby menggunakan kacamata hitam itu.
Ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.