Mantan Presiden SBY Terpikat dengan Mantan Dokter Teladan Nasional dr Zairulah

0
186 views
zairulah-arifin-ilham
Ketua Majelis Zikir Darussalam dr H Zairulah Azhar dan ustadz Arifin-Ilham

 

Ketua Umum Majlis Zikir Darussalam Kalsel dr Zairullah Azhar MSc dan DR H Muhamnad Syafi’i MSi  memikat hati mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memberikan dukungan kepada mantan dokter teladan nasional dan bupati Tanbu dua kali itu untuk maju sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur (Bacagub dan Bacawagub) pada Pilkada Kalimantan Selatan 2015.

Dalam jumpa press di kediamannya sekaligus open house hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Minggu, ZA memperlihatkan bukti mendapat restu SBY tersebut dengan Surat Keputusan (SK) rekomendasi partai Demokrat mendukung mereka di Pilkada provinsi Kalsel priode 2015-2020.

“SK rekomendasi dukungan maju dari Partai Demokrat ini kita dapatkan pada 15 Juli lalu, Pa Sekjen Partai Demokrat beserta jajarannya yang menyerahkan langsung SK ini kepada kita,” ujarnya.

Mereka berdua sudah bertemu dengan Presiden RI ke-6 yang merupakan ketua umum partai itu, dan mereka mendapat pesan agar bisa memenangkan Pilkada ini untuk bisa memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat daerah Kalsel kearah yang lebih baik.

“Beliau (SBY) juga berpesan agar majlis zikir di Kalsel terus dihidupkan, kebetulan posisi saya sebagai Ketua Umum Majlis Zikir Darussalam Kalsel, dan beliau ketua umum di pusat,” ucapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu dua priode itu mengaku tidak serta merta mereka mendapat dukungan partai Demokrat ini, melainkan melalui jalan seleksi yang ketat oleh tim seleksi partai itu.

“Tentunya kemungkinan besar mereka (Partai Demokrat) melihat hasil survei juga, kan kami tertinggi sementara ini dari hasil empat lembaga survei independen,” bebernya.

Menurut dia, dengan masuknya dukungan partai Demokrat ini, maka peluang mereka maju sudah sangat besar, karena lebih dulu mendapat dukungan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dia sebagai ketua umum DPW PKB Kalsel.

“Kalau dihitung hasil kursi DPRD Kalsel dari gabungan tiga partai ini, yakni, 13 kursi malah lebih, PKB 6 kursi, Nasdem 3 kursi, dan Demokrat 4 kursi, sebab ketentuan KPU minimal didukung 11 kursi DPRD,” ungkapnya.

Dia menyatakan sangat berterimakasih dengan para petinggi partai pengusung, terutama partainya yang sangat mendukung majunya dia sebagai Bacagub didampingi mantan Bupati Hulu Sungai Selatan (HST) yang juga dua priode HM Syafi,i.

“Keberhasilan kami mendapat restu dan dukungan partai dan masyarakat banyak daerah ini untuk maju pada Pilkada berkat doa semuanya, khususnya para ulama,” ujar ZA.

Dia menyatakan siap memimpin Kalsel lima tahun kedepan karena memiliki bekal pengalaman sebagai pemimpin, tidak hanya pernah menjabat bupati Tanah Bumbu selama dua priode, namun juga saat menduduki kursi DPR RI ini.

“Pengalaman saya sebagai DPR RI ini merupakan pelajaran yang sangat berarti, dan saya yakini perlu komunikasi yang baik oleh pemimpin daerah dengan pemimpin pusat, karena di sinilah inti dari kelancaran perjuangan untuk kepentingan pembangunan daerah,” terangnya.

Dia menegaskan, akan meninggalkan kursi emput di DPR RI yang baru sekitar satu tahun didudukinya, untuk mentaati aturan yang ditetapkan KPU bagi PNS dan dewan terhormat harus mundur kalau ikut majubdi Pilkada.

“Insya Allah, setelah ditetapkan sebagai Bacagub resmi yang terdaftar di KPU pada 26-28 Juli nanti, saya resmi mundur sebagai anggota DPR RI,” tuturnya.

Sementara itu, Bacawagub H M Syafi,i menyatakan akan pensiun dini pula sebagai PNS atau jabatan dosen di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

“Saya sudah minta izin dengan pak rektor Unlam, rencananya mau kita undang juga nanti para wartawan saat proses perpisahan saya sebagai dosen oleh universitas,” ujarnya.

ant/infobanua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.