Polda Kalsel: Wujudkan Kalsel Bebas Pungli

0
59 views

saber-2-300x300
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama TNI/Polri, kejaksaan dan instansi terkait lainnya menyebar anggota Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) di seluruh dinas dan instansi untuk menyapu bersih seluruh kegiatan pungutan liar yang ada di instansi maupun kantor pemerintah di daerah ini.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Banjarmasin Kamis mengatakan, pembentukan Satgas Saber yang dikukuhkan di Banjarmasin Kamis, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong tumbuhnya investasi.

“Melalui pengukuhan ini, kita ingin mewujudkan Kalsel bebas pungli, sebagai upaya meningkatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan masuknya investasi,” katanya.

Sebanyak 26 anggota Satgas yang merupakan perwakilan dari pemerintah dan seluruh instansi terkait yang ada di Kalsel tersebut, akan bertugas mengawasi dan mengumpulkan informasi dari lapangan maupun masyarakat, tentang adanya pungutan liar, yang selama ini dinilai mengganggu kelancaran pelayanan pemerintah kepada masyarakat maupun kepada investor.

Pengukuhan satgas Siber Pungli tersebut, juga untuk mendukung program Presiden Joko Widodo, yang menginginkan agar seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan lancar di seluruh instansi, baik itu terkait perizinan, pengurusan surat menyurat dan lainnya.

Menurut Gubernur, pungli yang terjadi selama ini memang sulit diberantas, karena sudah mendarah daging, dan telah menjadi rahasia umum pada sejumlah pelayanan publik.

Namun tambah dia, diharapkan melalui langkah-langkah sinergisitas yang diambil pemerintah bersama TNI/Polri, kejaksaan dan lainnya, bisa meminimalisir terjadinya pungli.

Satgas yang dikukuhkan ini, tambah Gubernur, bersifat sementara, karena pada dasarnya, masing-masing dinas dan instansi telah memiliki tim pengawas dan peningkatan pelayanan.

Hanya saja, tambah dia, karena penyakitnya sudah terlalu parah, sehingga pemerintah perlu untuk membentuk Satgas pemberantasan Pungli, hingga seluruh kegiatan tersebut bisa hilang atau dikendalikan.

Seluruh anggota Satgas, tambah dia, akan bertugas untuk membangun sistem pencegahan, kemudian mengumpulkan data, setelah itu mengkoordinasikan dan merencanakan operasi pungutan liar, melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Selanjutnya, dari hasil OTT, tim Satgas akan mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah atau instansi terkait untuk memberikan sanksi, selain itu, juga diberikan rekomendasi kepada anggota Satgas untuk dilakukan tindak lanjut, dan terakhir adalah evaluasi.

Gubernur berharap, masyarakat bisa mendukung penuh kinerja Satgas dengan melaporkan atau memberikan data, tentang adanya pungutan lair di instansi maupun di pelayanan pemerintahan.

Ketua Satgas Saber Pungli Kalsel, Irwasum Polda Kalsel Kombes Polisi Ade R Suhendi mengatakan, seluruh anggota satgas yang berasal dari seluruh dinas dan instansi terkait di Kalsel tersebut akan mengawasi dan menindak terjadinya pungutan liar, sesuai dengan wilayah kerjanya masing-masing.

Menurut dia, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gerakan pembersihan dan penangkapan pungutan liar tersebut, bersama-sama seluruh anggota Satgas.

“Insya Allah dalam minggu-minggu ini, akan melakukan razia gabungan, kita sudah dapat data dan informasinya tentang adanya praktek pungli tersebut,” katanya.

Menurut dia, sudah ada beberapa dinas dan instansi yang mereka target, untuk dilakukan operasi bersama-sama dan diharapkan upaya tersebut akan menjadi terapi kejut bagi dinas dan instansi lain, yang masih melakukan praktik pungutan liar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.