Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
banner 728x250
Uncategorized  

Warga tak Terima, PT Minamas Diduga Gusur Makam Dayak Sangkuh Kotabaru

banner 120x600
banner 468x60

KOTABARU- PT.Minamas yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, dituding menggusur makam leluhur milik warga Sangkuh Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Hal ini dikatakan ahli waris yang sangat menyesalkan perbuatan  PT.Minamas Tersebut, dengan dugaan melakukan penggusuran lahan warga secara sepihak.

banner 325x300

“Jika memang itu sudah tau kuburan kenapa digusur dan ditanami pohon kelapa sawit, bahkan hasil buahnya tiap bulan dipanen,” katanya, Rabu (8/1/2018).

Mendapat info dari warga, wartawan infobanua.co.id langsung melakukan  investigasi ke lapangan bersama perwakilan warga Dayak Sangkuh bernama Acus.  Untuk melihat langsung makam yang telah di gusur oleh pihak perusahaan.

Hasil investigasi.

Awak media bersama warga menemukan sisa sebagian makam yang belum tergusur yang di atas makam sudah di Tanami kelapa sawit yang usia nya sudah mencapai puluhan tahun.

Acus, mengatakan bahwa dirinya tidak rela makam leluhur kami di gusur,bahkan bukan ini saja menurutnya  bukan ini saja masih banyak lagi yang sudah tergusur oleh perusahaan.

“Sekali lagi,kami gak rela kehilangan makam, orang tua dan saudara saudara kami Dayak Sangkuh. Pembongkaran kuburan tidak cukup hanya di cabut tiang nisannya dan di timbun begitu saja. Jika demikian itu sudah melanggar adat istiadat budaya kami,” tegasnya.

Seharusnya pemindahan pemakaman kuburan harus melalui proses penggalian,membersihkan tulang belulang dan memakai ritual menurut adat agama kami agar arwahnya bisa hidup tenang di alam sana,bukan sebaliknya merusak dan menghilangkan kuburan leluhur nenek moyang kami yang di makamkan di situ.

Tindakan perusahaan ini sangat tidak menyenangkan bagi warga kami, perusahaan harus bertanggung jawab atas semua ini. Kami berharap ada sanksi tegas atas penggusuran makam warga kami yang di duga,di timbun serta di hilangkan oleh PT.Minamas itu berdasarkan hukum yang berlaku.

“Kami Berharap masalah ini harus ditindak tegas karena kami tidak bisa lagi melihat makam/kuburan keluarga kami yang telah tergusur dan tertimbun, “ pinta Acus dengan mata sembab menahan tangis.

(roni )

 

 

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *