Dinsos Kalsel Gelar Rakor, Intesifkan Program Kerja

oleh -3 views

Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Selatan sudah melakukan bedah rumah bagi warga miskin di wilayah pesisir dan perkotaan sebanyak 103 unit rumah tak layak menjadi layak huni. Angka realisasi itu sejak awal tahun sampai pekan kedua Februari 2018.

Kepala Dinsos Kalsel Adi Santoso mengatakan, dari tahun ke tahun penerima bantuan bedah rumah yang masuk program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) jumlahnya terus naik.

”Dari setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan dana untuk merenovasi rumah. Kenaikannya cukup signifikan. Karena memang program ini merata untuk semua warga Kalsel,” katanya, Senin (19/2) usai acara Rakor Dinsos se Kalsel.

Pemprov Kalsel rencananya akan membedah 3.500 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 13 Kabupaten/kota se-Kalsel pada 2018 Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) sebagai bentuk kepedulian sosial Pemprov Kalsel dalam mengurangi permasalahan sosial khususnya membantu keluarga penerima manfaat.

“Kalsel dapat bantuan dana APBN untuk Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 3.500 unit rumah,” ujarnya.
Kriteria penerima program di antaranya rumah tangga miskin yang terdaftar pada basis data terpadu, belum pernah menerima bantuan RS-RTLH, memiliki KTP, dan dan memiliki rumah di atas tanah milik sendiri yang dibuktikan dengan sertifikat.

Guna menunjang program lainnya, Dinas Sosial Kalsel yang telah mendapatkan dana sosial APBD sebanyak Rp22 miliar. Dana ini dimaksimalkam untuk kegiatan sosial, seperti pemberdayaaan fakir miskin, pembagian sembako, rehab rumah tak layak huni, bantuan modal usaha bagi warga miskin, dan lainnya.

rel/yud

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.