Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
banner 728x250
Uncategorized  

Perluas Cakupan Imunisasi Ke Daerah Terpencil

banner 120x600
banner 468x60

Masih adanya anggapan sebagian warga masyarakat yang menolak program pemberian vaksin. Mengatasi persoalan tersebut dilakukan pendekatan lewat peran tokoh agama dan tokoh masyarakat. Melakukan pendekatan persuasif dilapangan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim, Selasa (13/3).
Termasuk kendala masih adanya anggapan sebagian warga masyarakat yang menolak program pemberian vaksin. Mengatasi persoalan tersebut dilakukan pendekatan lewat peran tokoh agama dan tokoh masyarakat.

banner 325x300

Menurut Muslim, guna memaksimalkan program tersebut, dinkes memperkuat kerjasama lintas sektor, dan diawal bulan April, kami perkuat komitmennya dengan semua kepala daerah di Kalsel.

“Diharapkan program ini berjalan dengan baik, misalnya cakupan imunisasi MR (measles dan rubella). Diusahakan mencapai 1.120.000 sasaran minimal yang bisa kita targetkan sebesar 95 persen,” kata Muslim.

Muslim mengatakan, imunisasi dan stunting menjadi program Dinkes Kalsel di tahun 2018 ini. Termasuk imunisasi tuberkolusis serta meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas imunisasi untuk anak usia 9 bulan hingga 19 tahun. Penyakit stunting di Kalsel ternyata masih ada dibeberapa kota dan kabupaten. Stunting adalah anak yang berperawakan terpendek yang tak sesuai dengan usianya. Kondisi ini diakibatkan dari kekurangan gizi serta kuantitas dan kualitas kesehatan yang buruk. Hal ini Dinkes Kalsel bertekad mengurangi penderita stunting serta meningkatkan imunisasi.

Dijelaskan Muslim, Dinkes Kalsel terus berjuang menurunkan penderita stunting yang ada di Kalsel, karena stunting ini bisa menghambat perkembangan dan pertumbuhan anak. Sangat penting bagi orang tua untuk mendeteksi sejak dini masalah stunting pada anak. Orang tua harus tahu anaknya stunting apa tidak dengan memantau perkembangan pertumbuhan anaknya dengan rutin memeriksa setiap bulan di Puskesmas.

“ selama ini masih terkendala letak geografis, dimana petugas kesehatan untuk menjangkau wilayah sasaran, khususnya daerah terpencil. Kami akan semaksimalkan mungkin tenaga PTT yang ada untuk bisa menangani,” ucapnya.ida/inf

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *