KSM Perbaiki Manajemen Tingkatkan Kesejahteraan Anggota

Koperasi Sawit Makmur mitra kerja PTPN XIII Plaihari, tahun 2018 segera memperbaiki manajemen dan mengapresiasi kritik dan saran anggota.Pada Rapat Anggota Tahunan (R.A.T.) KSM 2017 di Plaihari 2 April 2018 ketua KSM H Samsul Bahri menegaskan, pihak manajemen sangat serius mengapresiasi 3 saran demi perbaikan kesejahteraan anggota. Dari keluhan yang menjadi agenda perbaikan adalah pola pengawasan lapangan untuk mengantisipasi sering terjadinya pencurian Tandan Buah Segar(TBS).

Pengembangan usaha dan pemupukan tidak lagi sekali setahun namun 2 kali setahun dengan harapan produksi TBS dapat ditingkatkan.Sebagai upaya perbaikan dibidang budidaya kelapa sawit milik petani dalam hal ini kebun plasma merespon keluhan roduksi tidak sesuai standar umur tanaman.Mereka (petani plasma) mengeluhkan produksi TBS umur 13 tahun ke atas hanya dirata-ratakan 10 ton /ha/tahun. Padahal ditempat lai bisa mencapai antara 30-34 ton/ha/th.

Ketua KSM yang terpilih kembali menjadi ketua periode 2017 /2023 tersebut menjelaskan, kondisi lahan kemungkinan yang mempengaurhi volume produksi meskipun umur tanamannya sama. Di Sumatera memang tanahnya subur di Kalimantan agak kurang subur.Namun kata petani sukses yang juga menjabat sebagai ketua umum Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO) Kalimntan Selatan ini, pokok perbaikan manajemen sudah dilakukan, sementara perbaikan hasil TBS pola pemupukan mulai tahun 2018 ini dilakukan 2 kali setahun.

“Apabila kondisi iklim memungkinkan diharapkan bisa meningkat.Tahun 2015 dan tahun 2016 KSM dihadapkan pada masa-masa sulit karena prouksi TBS tidak meningkat akibat kemarau panjang. Baru tahun 2017 ada peningkatan karena iklim mulai bersahabat,” tegasnya.

Dikatakannya, kesepakatan petani plasma yang beranggotakan 541 orang dan diwakili 100 orang pada RAT setuju sama-sama rasa memiliki kebun sebagai langkah perbaikan kesejahteraan. Laporan perrtanggung jawaban KSM yang statusnya Koperasi sehat dari 34 Koperasi dikabuaten Tanahlaut yang masih aktif dan pertanggungjawaban lainnya disetujui forum termasuk perubahan manajemen yang dipilih secara aklamsi.

Kebun Plasma revitalisasi yang menginduk kepada kebun inti PTPN XIII yang mulai dibangun tahu 2010 akan lunas utang tertanggung yang diapalisi PTPN XIII tahun 2023 atau denan tenggang waktu 13 tahun.tahun 2023dan selanjutnya petani plasma PTPN XIII baru bisa menikmati hasil maksimal. Koperasi Sawit Makmur telah berbadan usaha mencakup 5 aspek yakni usaha jasa borongan pemeliharaan,jasa angkutan TBS. plasma,MeMasok TBS dari pihak ke 3 ke PTPN XIII dan ke PT.Citra Putra Kebun Asri dan PT.Agri Bumi Sentosa .Tahun 2017 produksi TBS dari kebun Plasma sebanyak 62,067 ton lebih senilai 95,5 Milyar. (Ayi Kuswana)

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts