Arah Kebijakan Pembangunan Harus Memiliki Asas Pemerataan

Banjarmasin,Info Banua.Arah dan tahapan pembangunan harus sesuai dengan visi pembangunan Indonesia salah satu diantaranya adalah pemerataan pembangunan berkeadilan,kata Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Selatan Sofwat Hadi saat menggelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kota Banjarmasin, di Banjarmasin,Rabu (25/4/2018).

Menurutnya kebijakan pembangunan berorientasi pada program dengan memperhatikan desentralisasi daerah yang melibatkan seluruh komponen bangsa dan juga membuka seluas-luasnya kerjasama dari investor untuk investasi modal dengan memperhatikan transparansi dan akuntabilitas.

Kebijakan pembangunan ditingkat pusat harus mengadopsi dari kebutuhan pembangunan dari daerah. Kementrian dan instansi terkait harus bersinergi dengan kebutuhan pembangunan di daerah. Kebijakan pembangunan ini harus berorientasi kepada program, bukan proyek, agar jelas tujuan, terencana dan output yang terukur sesuai dengan kebutuhan daerah,jelas Sofwat Hadi.

Kebijakan dan strategi tahapan pembangunan seharusnya disusun untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Strategi dibuat harus menjelaskan tujuan dan sasaran yang dimuat dalam serangkain arah kebijakan. Arah kebijakan pemerataan pembangunan sesuai dengan visi pembangunan Indonesia adalah Pemerataan Pembangunan yang berkeadilan,katanya.

Pemerataan pembangunan merupakan jawaban terhadap masalah ketimpangan, yang salah satu strateginya dapat dilakukan dengan menjamin ketersediaan infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan antarwilayah, sehingga mendorong investasi baru, lapangan kerja baru, meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai dampak dari bergeraknya ekonomi lokal.

Infrastruktur dipandang sebagai modal memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan infrastruktur mampu menciptakan lapangan kerja dan memiliki multiplier effect kepada industri lokomotif pembangunan nasional dan daerah. Infrastruktur juga berpengaruh penting bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia, antara lain dalam peningkatan nilai konsumsi, peningkatan produktivitas tenaga kerja dan akses kepada lapangan kerja, serta peningkatan kemakmuran yang nyata,pungkas Sofwat Hadi.(*)

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts