Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
banner 728x250
Uncategorized  

Mandi di Sungai Kartulah Meregang Nyawa Akibat Tersengat Listrik

banner 120x600
banner 468x60

Ini peringatan bagi siapapun yang ingin mandi di sungaia mesti harus selalu hati-hati, seperti naas dialami Kartulah (35), warga Desa Pulantan Luar RT 3, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar. Kartulah dilaporkan tewas setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi PLN dengan luka bakar di bagian tangan sebelah kiri pada Minggu (8/7/2018) sekitar pukul 17.00 wita.

Menurut keterangan kerabat korban, Ardi Ani, korban Kartulah menuju sungai untuk mandi sebelum ditemukan tewas. Ardi tidak menduga niat Kartulah mandi berenang menjadi petaka hingga menyebabkan meregang nyawa.

banner 325x300

“Ketika kejadian memang tidak ada warga yang melihat, hingga sekitar pukul 17.00 wita, salah seorang warga bernama Juhran yang sedang naik jukung (perahu) melihat ada bagian tangan manusia mengapung di atas permukaan air,” kata Ardi.

Menurut Ardi, korban sejatinya baru saja pulang kampung setelah sekian lama merantau. Ardi tidak menduga niat korban pulang kampung bakal mengantarkannya ke kematian.

Merasa penasaran, sebagian warga mencari penyebab adanya aliran listrik di sungai. Betul saja dugaan mereka, ternyata ada kabel listrik PLN terkelupas dan mengalirkan listrik mengenai tali sling pengencang tiang yang menuju sungai.

Jajaran Polsek Aluh-aluh langsung bergerak cepat ke tempat kejadian setelah menerima laporan dari warga sekitar. Polisi bersama warga lekas mengevakuasi korban ke rumah duka.

Kapolsek Aluh-aluh, Inspektur Satu Moh. Rojin mengimbau warga agar lebih berhati-hati, serta memperhatikan pohon atau barang-barang yang berpotensi bisa dialiri listrik. Rojin berkata masyarakat yang beraktifitas di sekitar sungai agar memperhatikan kondisi lingkungan, seperti ranting pohon atau apa saja yang berpotensi mengalirkan listrik.

“Seandainya melihat hal yang bisa membahayakan agar segera melaporkan ke PLN guna menghindari hal serupa terulang kembali” imbuhnya

Kejadian pada Minggu (8/7) sekitar pukul 14.00 Wita itu berawal ketika Kartulah akan mandi di Sungai Aluhaluh, persis depan rumah korban. Ketika itu dia tanpa sengaja menyentuh tali seling pengencang tiang listrik.

Selang dua jam, baru diketahui warga setempat kalau Kartulah sudah jadi mayat di sungai dalam posisi mengapung. Mayat tersangkut tali seling penguat tiang listrik.

Kondisinya terluka bakar pada lengan kiri. Warga setempat pun melakukan evakuasi saat itu
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Aluhaluh Iptu H Moh Rojin mengimbau ke warga agar hati-hati dan memperhatikan pohon atau barang-barang yang bisa dialiri listrik

“Bila dirasa membayakan bagi keselematan warga agar segera melaporkan ke PLN bila mengetahui ada gangguan listrik,”

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *