Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
banner 728x250
Uncategorized  

Nasib 1.800 Guru Honorer di Banjarmasin Belum Jelas. Berharap Ada Jalur Khusus

banner 120x600
banner 468x60

Belum adanya kepastian penerimaan menjadi pegawai negeri sipil mendorong guru honor SD dan SMP yang ada di Kota Banjarmasin meminta perhatian dan dukungan wali kota Banjarmasin. Salah satunya keinginan mendapat prioritas dalam mengikuti calon pegawai negeri sipil (CPNS) dilaksanakan tahun 2018.

“Guru honorer meminta perhatian Pemko Banjarmasin jika ada penerimaan CPNS guru tahun 2018 ini dan diharapkan ada jalur khusus,” kata Ketua Forum Guru Honorer Sekolah Negeri (FGHSN), M Ali Wardana, usai melakukan pertemuan dengan wali kota Banjarmasin, Jumat (3/8).

banner 325x300

Kata Ali, saat ini keberadaan guru honorer yang sudah lama mengabdi patut mendapat perhatian. Tidak sedikit tenaga pengajar honorer yang sudah mengajar puluhan tahun akan tetapi tidak pernah diangkat menjadi PNS. “Ada yang sudah 10 tahun. Itu paling lama,” ujarnya.

Menurut Ali, hingga saat ini jumlah guru honorer yang tergabung dalam FGHSN sudah mencapai 1.800 orang. Belum ditambah yang ada di luar. “1800 ini gabungan guru SD dan SMP negeri se Banjarmasin,” ucapnya.

Adapun Kabid Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi ASN Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin Fauzan mengatakan, usulan untuk mendapat prioritas itu tidak serta-merta langsung diterima. Sebab, kata dia, banyak pertimbangan dan perlu alasan kuat dari pemerintah kota untuk mengabulkan keinginan FGHSN.

Ia menegaskan keputusan soal tes CPNS berada di tangan pemerintah pusat. “Bahkan, hingga saat ini informasi tes CPNS masih belum menemui kata pasti kapan akan dilaksanakannya. Kami belum mengetahui kapan dilaksanakan rekrumetmen baru, kami belum tahu. Apalagi ada permintaan dari para guru honor meminta jalur khusus, ” katanya.

Dia mengungkapkan tidak adanya informasi terkait tes CPNS tersebut tidak hanya dialami Banjarmasin. Fauzan berkata seluruh Indonesia mengalami hal serupa. Untuk Banjarmasin hanya mengusulkan 301 formasi. Angka ini disesuaikan jumlah PNS yang pensiun.

“Awalnya kan kami usul 478 formasi itu sudah semuanya tenaga medis, dan guru. Tapi kementrian minta usulan di revisi hingga menjadi 301,” katanya.

rel/hms

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *