RPL Bank Indonesia Jadi Contoh Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi

oleh -2 views

Keberadaan RPL akan dijadikan lokasi percontohan bagi instansi maupun kelompok masyarakat yang ingin mendirikan Rumah Pangan. RPL Bank Indonesia merupakan satu-satunya di Indonesia saat ini yang dibangun untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif.

Hal tersebut dikatakan Kepala BI Perwakilan Kalsel Herawanto, Jumat (21/9) usai peluncuran RPL Bank Indonesia di Landasan Ulin. Bank Indonesia (BI) Kalsel melakukan inovasi membangun Rumah Pangan Lestari (RPL) diatas lahan satu hektar di lokasi lahan milik BI Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Dengan tujuan ikut membantu mengendalikan inflasi dan ketahanan pangan.

“Keberadaan RPL yang dikelola karyawan BI Kalsel ditanami berbagai jenis sayuran organik seperti cabai bawang merah, tomat serta ikan lele. Pembangunan RPL dimaksudkan membantu peningkatan produktifitas berbagai kebutuhan pokok di Kalsel secara mandiri dengan harapan ikut menjaga nilai inflasi,” kata Herawanto.

Kegiatan yang dihadiri Sekda Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie, Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan dan Kepala Bulog Kalsel Awaludin Iqbal. Sekda Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie memberikan apresiasi atas terobosan BI Kalsel membangun RPL dengan memanfaatkan lahan kosong yang dimilikinya di lahan gudang pembakaran uang bekas milik BI di kawasan Kota Banjarbaru.

Menurut Haris, RPL milik BI ini bisa dikembangkan di instansi serta SKPD yang ada di Kalsel karena memang banyak memberikan manfaat. Dengan memanfaatkan lahan kosong sekitar rumah tempat tinggal menjadi produktif. Membangun RPL seiring dengan langkah Pemprov Kalsel lewat gerakan revolusi hijaunya yang menghidupkan lahan tidur menjadi lahan produktif menjadi areal pertanian.

“RPL bisa diadopsi oleh instansi lain, dengan dijadikan lokasi pelatihan atau workshop bagi masyarakat memanfaatkan lahan sekitar rumah, untuk menambah serta menunjang perekonomian keluarga,” ujarnya.

rel/inf

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.