Bank Kalsel Diminta Lakukan Inovasi Agar Menjadi Bank Sentral Kebanggaan Daerah

  • Whatsapp

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor berharap Bank Kalsel dapat terus berinovasi memegang peran sebagai bank sentral dalam membangun perekonomian daerah. Permodalan Bank Kalsel tercatat lebih Rp1 triliun.

“Bank Kalsel harus terus berbenah, beradaptasi, serta berinovasi. Tidak hanya sebagai bank milik pemda tetapi dapat bersaing dengan bank konvensional lainnya,” tutur Sahbirin, Jumat (22/2/2019).

Karena itu, manajerial dan kepemimpinan sangat menentukan agar Bank Kalsel dapat bergerak maju.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor meminta agar jajaran Direksi Bank Kalsel untuk meningkatkan koordinasi, agar mampu bersaing dan menghadapi berbagai persoalan perbankan yang dihadapi. “Perlu koordinasi dan sinergi, bisnis perbankan semakin ketat,” ucapnya.

Bank Kalsel merupakan bank milik Pemda yang saham mayoritasnya dikuasai Pemprov Kalsel. Saat ini permodalan Bank Kalsel tercatat lebih dari Rp1 triliun.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin akan mengoptimalkan koordinasi bersama direksi guna mengikuti perkembangan zaman. Dalam rangka menghadapi persaingan yang ketat terutama dengan perbankan lainnya.

Agus optimistis Bank Kalsel akan mampu menjadi government business economic, yakni menjadikan Bank Kalsel sebagai bank utama untuk membangun ekonomi daerah secara berkelanjutan. Peluang Bank Kalsel sangat besar. Tidak hanya dalam pembiayaan UMKM, namun pembiayaan lainnya bahkan infrastruktur skala besar seperti rencana pembangunan rel kereta api.

“Di daerah lain seperti Jawa Barat, justru bank daerah sangat berperan dalam pembangunan daerah termasuk infrastruktur. Kita ingin Bank Kalsel dapat berperan lebih optimal dan menjadi bank yang maju dan modern,” pungkasnya.

rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *