Muslimat NU Miliki Peran Strategis Dalam Mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

oleh -1 views

Martapura – Falsafah-falsafah 4 pilar harus dipahami secara mendalam. Nilai-nilai luhur yang terbentuk di dalamnya sudah selayaknya mewarnai kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Nilai-nilai tersebut juga mencerminkan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia yang bercirikan keramahtamahan, rendah hati, dan toleransi,kata Anggota MPR RI Syaifullah Tamliha saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Muslimat NU provinsi Kalsel dan Masyarakat penerima Program Keluarga Harapan Kabupaten Banjar di Martapura,Rabu (6/3/2019).

Syaifullah Tamliha menyampaikan bahwa sosialisasi ini sebagai salah satu upaya kita semua untuk kembali menggelorakan dan dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari hari nilai nilai empat pilar kebangsaan,di semua lapisan masyarakat termasuk Muslimat NU.

” Dalam kehidupan bernegara masyarakat harus menerapkan 4 pilar kebangsaan yang merupakan ideologi bangsa yang tidak bisa dipisahkan. Karena sebagai ideologi, maka harus menjadi norma dasar dalam berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Syaifullah Tamliha memaparkan bahwa Muslimat NU dan penerima Program Harapan punya peran strategis dalam membina masyarakat. Termasuk di dalamnya mensosialisasikan ideologi bangsa, pancasila, undang-undang 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

Lebih jauh, Syaifullah Tamliha menjelaskan dalam mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan, organisasi Muslimat NU sangat strategis. Pengurus dan anggotanya dapat menyampaikan kepada masyarakat secara luas, melalui berbagai kegiatan ke organisasian.Begitu juga dengan masyarakat penerima Program Keluarga Harapan yang merupakan bagian langsung dari masyarakat memegang peran penting untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan langsung ke tengah masyarakat.

Sebagai organisasi wanita Syaifullah Tamliha mengajak kepada seluruh anggota Muslimat NU untuk mengimplementasikan nilai nilai yang terkandung dalam ideoligi di kehidupan sehari hari,karena ini dasar norma kita dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.(*)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.