H. Ahmad Yudhi Wahyuni : Empat Pilar Kebangsaan Penting Bagi Generasi Muda

0
42 views

Martapura – H. Ahmad Yudhi Wahyuni kembali mengadakan sosialiasi empat Pilar Kebangsaan di kalangan generasi muda. Kali ini di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putra II, Kalimantan Selatan. Menurut Yudhi, generasi muda merupakan penerus bangsa, sehingga merekalah segmen masyarakat yang paling utama dalam memahami empat pilar kebangsaan. Acara belangsung di Gedung Pertemuan Ponpes Darul Hijrah Putra II pada Selasa (26/3/2019).

Dalam paparannya, Yudhi menghimbau kepada seluruh santri agar menghayati dengan baik lalu mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan. Melalui pengamalan Empat Pilar Kebangsaan, menurutnya, akan tercipta suatu kondisi berbangsa dan bernegara yang baik dan kondusif. “Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, itu semua jati diri kita sebagai bangsa Indonesia,”kata Yudhi.

Yudhi menambahkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan salah satu tugas MPR RI, namun sejatinya ini merupakan tugas bersama selaku warga negara Indonesia. “Keempat Pilar Kebangsaan ini harus selalu digemakan oleh siapapun yang hidup di Indonesia. Terutama bagi generasi muda seperti kalian,”kata Anggota DPR RI Komisi VIII, Fraksi Gerindra, Periode 2014-2019.

Dalam sambutannya, KH. Zarkasyi Hasbie mengungkapkan rasa gembira atas kunjungan Anggota MPR RI 2014-2019 untuk bersosialisasi. Dia sepakat bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini penting bagi generasi muda. Pasalnya, ungkapnya, masa muda merupakan masa pencarian jati diri. “Di usia muda ini, materi Empat Pilar Kebangsaan harus mengisi jiwa mereka,” katanya.

Menurut KH. Zarkasyi Hasbie, ia selalu membuka pintu agar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dilaksanakan di Ponpes Darul Hijrah Putra. “Ini program sangat positif. Terutama untuk menanamkan jiwa nasionalisme kepada generasi muda santri. Sering-sering saja diadakan di sini,”katanya.

Usai memberikan paparan, diadakan sesi tanya jawab. Salah seorang santri bertanya terkait gonjang-ganjing tuduhan kecurangan pada Pipres 2019 ini. Tuduhan, ungkapnya, tersebut semakin membelah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Yudhi menjelaskan relevansi Pancasila, yakni Sila Ketiga. Menurutnya, berbeda pilihan politik itu hal biasa. Tapi persatuan harus tetap dijaga. “Pendukung 01 dan 02 silakan berbeda. Tapi ingat yang 03 dari Pancasila, apa itu? Yakni Persatuan Indonesia,” katanya seraya disambut tepuk tangan hadirin.

Setelah diskusi bersama, acara ditutup dengan pembagian sertifikat dan buku modul. Selain itu, diadakan juga poto bersama dan pemberian cindera mata dari Ponpes Darul Hijrah Putra II kepada H. Ahmad Yudhi Wahyuni.

“Saya harap kalian kelak menjadi santri yang berjiwa religius dan nasionalis sehingga bisa membawa bangsa dan negara ini unggul. Amalkan Keempat Pilar Kebangsaan yang sudah diskusikan hari ini, ”pungkas Yudhi.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.