IDI Kalsel Capai 79,92 Ada Peningkatan

0
9 views

BANJARBARU – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Metodologi penghitungan IDI menggunakan empat sumber data yaitu pertama, review surat kabar lokal, Kedua, review dokumen (Perda, Pergub, dan lain-lain), Ketiga, Focus Group Discussion (FGD) dan Keempat, wawancara mendalam.Saat ini IDI Kalsel 2019 mencapai angka 79,92. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan angka IDI 2017 yang sebesar 76,25.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Kalsel,Ir Diah Utami,MSc, didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Fachri Ubadiyah SE MP, Kepala Bidang Statistik Produksi Ir Rismanto MP, Kepala Bidang Sosial Agnes Widia Astuti SSi ME, Kamis (1/8/2019). Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi Kebebasan Sipil, Hak-Hak Politik dan Lembaga Demokrasi. Perubahan angka IDI Kalimantan Selatan dari 2017-2019 dipengaruhi tiga aspek demokrasi yaitu kebebasan sipil mengalami peningkatan 9,10 poin, Hak-Hak Politik naik 1,94 poin dan Lembaga Demokrasi mengalami penurunan 0,42 poin.

“Fluktuasi angka IDI memberikan cerminan dinamika situasi demokrasi di Provinsi Kalsel. IDI sebagai sebuah alat ukur perkembangan demokrasi yang khas Indonesia dirancang untuk sensitif terhadap naik-turunnya kondisi demokrasi. IDI disusun secara cermat berdasarkan kejadian,” terang Diah.

Menurut Diah, capaian IDI Kalimantan Selatan dari tahun 2009 hingga 2019 mengalami fluktuasi. Sejak pertama kali dilakukan penghitungan IDI pada tahun 2009, capaian IDI di Kalimantan Selatan hanya sebesar 66,63. Selama periode 2009-2012, nilai IDI Kalimantan Selatan menunjukkan kecenderungan mengalami penurunan, bahkan hingga mencapai nilai terendah pada tahun 2012 sebesar 61,13. Sejak tahun 2013, angka IDI Kalimantan Selatan terus mengalami kenaikan hingga mencapai momen tertingginya pada tahun 2019.

“Aspek ini meningkat 9,10 poin dibandingkan capaian tahun 2017 yang sebesar 60,16. Peningkatan juga terjadi pada aspek Hak-Hak Politik, di mana pada tahun 2019 aspek Hak-hak Politik sebesar 83,03 atau naik 1,94 poin. Sementara itu, penurunan terjadi pada aspek Lembaga Demokrasi yang pada tahun 2019 mencapai 88,37 atau turun 0,42 poin dibandingkan tahun 2017 yang sebesar 88,79. Pada tahun 2019 aspek Kebebasan Sipil termasuk pada kategori “sedang” sementara aspek Hak-Hak Politik dan aspek Lembaga Demokrasi telah berada pada kategori “baik,” katanya.

Ida/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.