Dem Area Budidaya Tanaman Sehat Rawa

  • Whatsapp

Oleh.:  Darma Setia Jaya ,SP ,POPT –PHP Daha Utara HSS.

Dasar budidaya tanaman sehat adalah dengan pertimbangan semakin kompleks dan meluasnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) ,tinggi nya residu bahan kimia sintetis pada hasil produksi pertanian terutama pada tanaman padi dan kerusakan keseimbangan Agroekosistem di alam akibat pengaruh aplikasi bahan kimia yang terusmenerus di lakuakan.

Selain itu pemberian pupuk kimia yang sudah akut atau over yang selalu di lakukan para petani juga berpengaruh terhadap keseimbangan mikroorganisme di dalam tanah , sehingga  mempengaruhi tingkat kesehatan dan kesuburan tanah.

Apa bila petani bisa mengurangi bahkan mengganti bahan_bahan kimia ini kembali menggunakan bahan organic/alami ,agroekosistem akan lebih baik dan seimbang kembali sehingga produksi meningkat serta hasilnya  aman untuk di konsumsi/tidak tercemar residu kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Dalam penerapan budidaya tanaman sehat semuanya menggunakan bahan-bahan Hayati/Organik yang aman terhadap lingkungan dan aman konsumsi.

Tahun 2019 ini  kab.Hulu Sungai Selatan  dapat alokasi Dem Area  budidaya tanaman sehat rawa seluas 1.415 Ha, terbagi pada lahan Rawa 1.305 ha masing-masing  di kecamatan Daha Utara 255 Ha, kec. Daha Selatan 500 Ha, dan  kec.Daha Barat 550 Ha

Pengelolaan Azolla/Kayapu.

Azolla merupakan tanaman air yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman padi, karena Azolla mengandung unsur hara, terutama Nitrogen .

Azzola dapat digunakan sebagai pupuk organik dan membantu dalam memperbaiki keadaan fisik,kimia, serta  biologi tanah, sehingga sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman, terutama tanaman padi.

Keadaan fisik tanah yang di perbaiki  Azolla seperti stabilitas agregat, struktur, dan porositas tanah, karena kerapatan massa tanah menjadi berkurang.

Azolla merupakan tanaman yang dapat memperkaya unsur  hara mikro dan makro dalam tanah,  juga dapat meningkatkan aktivitas mikroba tanah dan menghambat pertumbuhan Gulma atau sebagai mulsa alami pada budidaya tanaman padi, sehingga bisa menekan biaya perawatan budidaya tanaman padi bagi petani. Selain itu Azolla juga dapat dijadikan filter air dari pencemaran logam berat.

Azolla atau kiambang ( kayapu bahasa lokal ),dapat digunakan sebagai pupuk organik bagi tanaman padi, yaitu dengan cara membenamkan atau menghamparkan azolla sekitar 10 ton/Ha sebelun tanam padi atau saat pengolahan tanah.

Azolla yang di hamparkan /disebar merata  di areal persawahan yang akan di tanami padi yang  terlebih dahulu  diberi aplikasi /disiram dengan trichoderma cair (Decoprima), dengan dosis 5-10 ml/16 liter air.

Azolla adalah gulma kaya hara organik juga dapat diolah menjadi kompos dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara menumpuk azolla pada bagian dasar, lalu di atas nya di- aplikasi dengan kapur pertanian /dolomide atau abu dapur  untuk menjaga PH, panjang lebar dan tinggi tumpukan disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan . Pada prakteknya ,usahakan tempat  yang di gunakan terlindung dari  hujan agar tumpukan tidak tergenang dan terhindar dari sinar matahari langsung , agar mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman tidak mati , usahkan juga tumpukan selalu dijaga kelembabannya.

Perbanyakan Azolla/Kayapu.

Azolla memperbanyak diri secara Vegetatif (tidak menghasilkan biji) ,dengan demikian inokulum azolla dipertahankan hidupnya sepanjang tahun, selain itu azolla juga tumbuh subur di anak-anak sungai/rei sungai dikawasan sungai Nagara di kecamatan  Daha kabupaten HSS, biasanya para petani membibit/mengembangbiakan azolla ,dengan cara mengambil 1 (satu) perahu sampan/jukung penuh  dari anak sungai, kemudian dikembangbiakan atau diperbanyak di areal yang akan  ditanami padi,pada saat musim kemarau nanti.Areal harus dipasangi pagar dari bamboo gelondongan  sebagi pagar pelampung agar tumbuhan Azolla/Kayapu  tidak larut terbawa arus air atau angin yang memecah himpunan Azolla di areal yang akan ditanami padi. Setelah penebaran azolla di lokasi,selanjutnya

Diaplikasi menggunakan  pupuk Urea dengan dosis 1 sendok makan/16 liter air ,yang disemprotkan  kekumpulan azolla yang ditebar, fungsinya supaya mempercepat proses perkembangbiakan tumbuhan Azolla/Kayapu tersebut.

Aplikasi Verno FG pada Azolla/Kayapu dilakukan sebelum padi di tanam, aplikasi 10 hari sebelum tanam, dengan dosis 1,5 sendok makan/ 16 liter air ,kemudian  disemprotkan ke hamparan atau lokasi yang sudah terhampari oleh tumbuhan Azolla/Kayapu. Pengaplikasian verno FG pada media tanam       Azolla/Kayapu tersebut  supaya PH tanah tidak masam dan menambah unsur makro di dalam tanah.

Penggunaan bahan pengendali OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Di dalam kegiatan Dem Area budidaya tanaman sehat Rawa, penggunaan bahan pengendali  Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)/ , menggunakan pengendali yang ramah lingkungan/organik seperti Decoprima,BT.Plus,dan Maetarizep.

Decoprima (cara kerja sistemik)

Decoprima adalah decomposer aerob dan bio sterilisasi adalah  Fungisida berbasis organik dengan bahan aktif Geobacillus Sp, Streptomyces Sp, Trichoderma Sp.

Cara aplikasinya 1 Saset Decoprima di larutkan dalam 500  liter air, kemudian didiamkan 3-24 jam selanjutnya dapat diencerkan untuk di aplikasikan ke tanaman padi.

BT Plus (cara kerja sistemik)

Produk pengendali ini adalah Bio-Insektisida dan Bio-Nematisida yang mengandung bakteri merah Seraratia Marcescens yang memiliki toksisitas untuk ulat tanah, ulat daun, nematode dan kutu, memiliki Bakteri Bacillus Thuringensis yang dapat menghasilkan racun pencernaan untuk berbagai jenis ulat daun, penggerek batang dan Thrips.

Deskripsi produk ini adalah  Insektisida berbasis organik dengan bahan aktif Bacillus Thungiriensis Sp, dan  Serratia Sp.

Cara aplikasinya 1 Saset Decoprima di larutkan dalam 500  liter air, kemudian di diamkan 3-24 jam ,selanjutnya dapat diencerkan untuk di aplikasikan ke tanaman padi.

Metarizep (cara kerja kontak)

Metarizep adalah Bio Insektisida untuk Biocontrol penghasil racun untuk pencernaan  berbagai jenis ulat (ulat pelipat daun,ulat gerayak, ulat pasak/pengerek batang ) dan kepinding tanah,thrips dan aphids, walang sangit dan anjing tanah/orong-orong./Gaang bahasa Sunda.

Cara aplikasi 1 Saset Decoprima di larutkan dalam 500  liter air, kemudian di diamkan 3-24 jam selanjutnya dapat diencerkan untuk di aplikasikan ke tanaman padi.

Di dalam kegiatan Dem Area budidaya tanaman sehat rawa, penggunaan pembenah tanah masam atau pupuk mikro pembenah tanah masam yang ramah lingkungan/organik seperti  VERNO FG Cu3O+Zn3O

VERNO FG Cu3O+Zn3O

VERNO FG Cu3O+Zn3O  merupakan kombinasi tembaga dan Zinc sebagai pupuk daun untuk mengatasi kekurangan  tembaga dan Zinc pada tanaman, selain itu Vero Fg juga dapat memperbaiki tanaman yang keracunan tanah masam atau yang kita kenal dengan  pirit, yang sangat berbahaya bagi tanaman,yang menyebabkan keracunan besi, almunium, bron dan mangan.

Verno FG dapat di aplikasikan pada tanah masam atau tanaman dengan gejala keracunan pirit, caranya semprotkan 1,5-2 sendok makan/16 liter air (tanki semprotan) ketanah sebelum tanam dan sesudah tanam ,diantara tanaman yang bergejala keracunan pirit . Gejala keracunan pirit biasanya muncul pada umur tanaman 30-45 HST (hari setelah tanam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *