Ayuningtyas Widari Ramdhaniar Ajak Masyarakat jadikan Kuningan ‘Green and Clean’

  • Whatsapp

KUNINGAN – Bentuk kecintaannya terhadap daerahnya, Ayuningtyas Widari Ramdhaniar,S.I.A.,M.Kesos tokoh perempuan muda terus berbuat membantu wujudkan Kuningan sebagai kota yang clean and green. Bersih dari sampah dan asri. Untuk kedua kalinya, perempuan berjiwa sosial ini menyerahkan bantuan motor sampah di Lapangan Pendopo Pemda Kabupaten Kuningan. Untuk dibagikan ke Desa Darma dan Desa Cipasung.

“Karena 2 desa yang sebelumnya sudah langsung diantar ke Desa Cibingbin dan Desa Ciwaru karena lokasi 2 desa tersebut medannya agak jauh jadi duluan langsung diantar kesana oleh team,” katanya, Selasa (22/10).

Kata Tyas yang merupakan alumni S2 Kesejahteraan Sosial & Otonomi Daerah Univesitas Indonesia ini, bertepatan dengan hari santri nasional. Dirinya berharap aksi sosialnya ini, memotivasi masyawarakat Kuningan untuk berjuang untuk daerah asalnya.

“Karena, Hari santri adalah hari dimana untuk memperingati peran besar para Kaum Kiyai dan Santri dalam memperjuang kemaslahan bangsa indonesia, melawan para kolonial dan para bangsa asing bertepatan dengan Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tepat pada tanggal 22 Oktober,” papar Sekretaris Pusat Yayasan Lentera Anak Pertiwi (Forum Indonesia Anti Narkoba).

Menurut Tyas, perjuangan dirinya mendapatkan motor sampah untuk Kabupaten Kuningan, terbilang panjang hampir setahun. Tepatnya Desember 2018 dan awalnya hanya dikasih 3 motor sampah. “Namun last minute 2 minggu kemudian saya diminta lengkapi dokumen 1 lagi maka saya serahkan ke daerah asal saya yaitu Desa Darma,” ujarnya senang.

Wakil ketua Pusat Young Leader Sisterhood (Yello Sista) ini terbilang hoki karena 3 desa sebelumnya sudah menunggu panjang. Bantuan ini jatah dari anggota DPR RI Komisi VII dengan Mitra Kerja KLHK yang seharusnya dikirim ke Kalimantan. “Namun diberikan kepada saya untuk terserah mau saya berikan kemana. Maka tentu saja saya berikan daerah saya Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Anggota Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta ini berharap, daeranya semakin asri dan bersih. “Kuningan bebas sampah alias bersih. Millennials pun ikut terlibat dalam kebersihan di setiap desa dan sementara masih terbatar mungkin desa tetangga bisa pinjem desa tetangganya dulu kali yah,” ujarnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *