Teladani Nabi Muhammad Lewat Tradisi Baayun Maulid

0
7 views

BANJARBARUSebanyak 146 Orang dari beberapa desa dan kelurahan di Kota Banjarbaru kalimantan Selatan , diayun bersama dengan iringan doa-doa dan selawat dalam tradisi Baayun Maulid dalam rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Halaman Musium Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kamis (14/11) pagi.

Peserta Baayun Maulid dari Banjarbaru dan Martapura Sekitarnya melantunkan doa agar anak mereka tumbuh sehat serta mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW dalam tradisi mengayun anak pada bulan Maulud tersebut.

Baayun Maulid merupakan tradisi masyarakat suku Banjar di Kalimantan. Tradisi itu merupakan bagian dari rangkaian upacara daur hidup yang meliputi kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak hingga menjelang dewasa, perkawinan, dan kematian.

Tradisi Baayun sudah ada sebelum penyebaran Islam di Tanah Banjar. Upacara daur hidup pada saat anak berusia nol sampai lima tahun itu semula merupakan bagian dari ajaran Keharingan.

Di tahun 2019 ini Baayun maulid mengalami penurunan dari tahun yang lalu karena kurangnya promosi atau ada kegiatan be ayun maulid yang mungkin pelaksanaan nya bersamaan waktunya

” Terjadi penurunan ditahun ini, disebabkan kurangnya promosi dan mungkin pelaksanaan bersamaan waktunya”Ujar Slamet yang merupakan ketua Pelaksana kegiatan baayun maulid tersebut.

Ratno Timur/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.