SMSI

650 Kilogram Amonium Nitrat Ilegal dari Malaysia Digagalkan

650 Kilogram Amonium Nitrat Ilegal dari Malaysia Digagalkan

Bengkayang – Satuan tugas pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia (Satgas Pamtas) Yonif Raider 641/Beruang berhasil mengagalkan penyeludupan Amonium Nitrat sebanyak 26 karung dengan berat 650 Kilogram asal negara tetangga Malaysia dari jalan tikus perbatasan Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

Pelaku penyeludupan tersebut berinisial FD (37 Tahun) dan FZ (55 Tahun). Kedua pelaku berasal dari Kabupaten Sambas.

“Sebanyak 26 karung dengan berat 650 Kilogram Amonium Nitrat berhasil digagalkan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru yang diselundupkan oleh kedua pelaku yang berinisial FD dan FZ. Kedua pelaku yang berasal dari Kabupaten Sambas ini membawa Amonium Nitrat yang berasal dari negara tetangga Malaysia dan dibawa masuk ke Indonesia melalui jalan tikus sektor kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Pertama kami kira itu pupuk urea sesuai pengakuan pelaku, namun setelah kita dalami ternyata isinya amonium nitrat,” jelas Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, Dansatgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru. Sabtu,(14/12/2019).

“Saat ini 2 (dua) orang pelaku tersebut beserta barang bukti sudah diamankan di Pos Kout Jagoi Babang, dan selanjutnya akan diserahkan kepada kantor Bea Cukai Jagoi Babang untuk dilakukan peroses penanganan lebih lanjut,” pungkas Kukuh.

“Kami akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan yang ketat, serta melakukan patroli rutin sehingga penyelundupan yang melewati garis perbatasan negara dapat diminalisir,” tutupnya.

Bobirianto Yulianus

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan