PT PIS Tetap Beroperasi Meskipun 2 Kali Dilaporkan ke KLHK

0
484 views

Muara Teweh, infobanuaTitan seorang prmuda adat dari Desa Teluk Malewai mengaku kecewa terhadap penegakkan hukum di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana (KLHK). Kekecewaan ini bukan tanpa alasan sebab PT. Permata Indah Sinergi (PT. PIS) yang telah dilaporkan 2 kali ke KLHK (26 Juni 2018 dan 4 September 2019) atas dugaan pelanggaran dalam kawasan hutan namun sepertinya diabaikan oleh KLHK.

Pengabaian itu dibuktikan dengan tetap dikeluarkannya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk operasi produksi CV. Permata Indah pada tanggal 16 Oktober 2019. Itu artinya laporan kita yang terbaru 4 September 2019 diabaikan KLHK.

Lebih lanjut Titan mengatakan bahwa IPPKH tersebut tidak serta membolehkan perusahaan melakukan penambangan karena masih ada tahapan yang harus dilengkapi yaitu SK Persetujuan Areal Kerja dari Menteri LHK Ssebagai turunan dari IPPKH tersebut dan juga perusahaan tersebut harus mengajukan kembali IPPKH khusus untuk jalan angkutan/hauling batubara karena tidak termasuk dalam IPPKH yang telah terbit 16 Oktober 2019 tersebut.

Polemik Perijinan Dibalik Operasi tambang batubara PT. PERMATA INDAH SINERGI yang mulai beroperasi di wilayah Desa Banao dan Teluk Malewai, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito-Utara, Kalimantan Tengah.

Di tempat lain Marareno penerima kuasa masyaralat pemilik lahan juga mengatakan, bahwa tambang tersebut kemungkinan main mata dengan oknum di DInas Kehutanan Kalteng. Pasalnya, dia bersama kawan-kawan sudah dua kali melaporkan tindak pidana. Akibat dugaan merambah hutan dan penebangan pohon tengkawang.

“Memang dilarang karena  pohon langka sesuai undang-undang. Tetapi oknum petugas Kehutanan diduga punya tugas, tetapi tidak berfungsi.  Masyarakat pemilik lahan sudah musyawarah mupakat dalam waktu dekat akan melakukan pemasangan Hompong Pali Mara pada lokasi,” katanya.

hison

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.