SMSI

Berkat Laporan Warga, Polisi Ciduk Tiga Warga HSU Bawa 280,97 Gram Sabu

Berkat Laporan Warga, Polisi Ciduk Tiga Warga HSU Bawa 280,97 Gram Sabu

Amuntai, infobanua- Perang melawan narkotika dan obat berbahaya (narkoba) oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara bersama Polres HSU terus digaungkan. Hal ini sejalan dengan tagline HSU Bersinar (Hulu Sungai Utara Bersih dari Narkoba). Peran aktif masyarakat untuk mewujudkan Kota Amuntai aman dan bebas narkoba juga patut diapresiasi.

Berdasar informasi yang diterima masyarakat, Polres HSU secara gemilang menangkap tiga orang yang terjaring razia kedapatan membawa sabu-sabu sebanyak 280,97 gram sabu atau hampir 3 ons, Sabtu (4/1/2020) malam.

“Kami mendapat informasi masyarakat bahwa dicurigai penumpang yang membawa minibus jenis avanza warna putih DA  1636 TFA yang ditengarai tengah membawa sabu-sabu. Ketika mobil ini melintas tepat di depan Polsek Babirik, Sabtu (4/1) malam sekitar pukul 21.0 wita langsung dicegat dan lamgsung diamankan polisi,” kata Kapolres HSU AKBP Arif Sopiyan, SIK,  saat menggelar press release di Mapolres HSU, Selasa (7/1/2020).

Kata Arif, keberhasilan polisi turut disokong informasi dari warga yang melaporkan tindakan mencurigakan dari keriga orang berinisial ‎WS warga Desa Danau Panggang Kecamatan Danau Panggangg dan HJ warga Desa Sungai Namang juga di kecamatan yang sama. Kemudian AA warga Desa Sungai Luang Hilir Kecamatan Babirik HSU.

“Ketika dicegat dan dinterogasi, ketiga orang ini terlihat seperti orang yang fly—linglung. Melihat tanda-tanda ini petugas langung melakukan penggeledahan dengan teliti. Hasilnya, ditemukan satu buah kotak warna biru muda bertulis invictus yang berisi dua paket besar narkotika jenis sabu dengan berat bersih 184,85 gram,” paparnya.

Menurut Kapolres, ketika ditangkap, ketiganya masih dalam pengaruh sabu dan dinyatakan positif habis mengkonsumsi sabu. “Berdasarkan pengakuan pelaku, kemungkinan ketiganya membawa sabu dalam jumlah besar memang benar adanya. Karena saat diperiksa ketiganya mengaku membuang dua bungkus sabu sebelum dicegat oleh polisi,” ujarnya.

Arif melanjutkan, guna mencari sabu yang dibuang pelaku, pada hari Minggu (5/1) petugas disebar untuk mencari dan memeriksa setiap jengkal lokasi yang disebutkan tersangka. “Kami berhasil menemukan lagi satu paket sabu dengan berat bersih 89, 17 gram,” kata Kapolres.

Pemilik dua buah melati ini menegaskan, dari ketiga tersangka ditemukan secara keseluruhan sebanyak 280,97 gram atau hampir 3 ons. “Rencananya sabu ini akan diedarkan di wilayah HSU dan sekitarya. Namun aksi budak sabu ini terhenti karena keburu ditangkap petugas yang tidak ingin wilayah hukumnya diserang narkoba.

“Jika ini diedarkan, hampir 3 ribu warga HSU jadi korban. Pengungkapan ini berarti menyelamatkan warga kita,” tegasnya.

Kapolres mengaku tengah berkoordinasi dengan sejumlah Polres dan Polda Kalsel. Mengingat sabu ini dibawa pelaku dari wilayah Banjarmasin dekat Handil Bhakti dengan tujuan amuntai.

 

“Kami terus melakukan pengembangan, karena ketiganya merupakan pemain lama‎ dan sudah empat kali membawa ke amuntai,” sambungnya.

Kapolres memastikan ketiga dijerat ‎undang-undang nomor 35 tahun 2009 sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat ( 1 ) atau pasal 112 ayat (2).

“Tidak ada kata ampun bagi pelaku narkoba, semuanya kami tangkap, kami bertekad mewujudkan HSU Bersinar,” pungkasnya. mar

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan