Ombudsman Kalteng Selidiki Proses Penjaringan Perangkat Desa Kenyala

0
155 views

Kades Kenyala Sahewan memberikan penjelasan terkait penjaringan perangkat desa dan disegelnya kantor desa Kenyala. (nal/brt).

Sampit – Permintaan Ombudsman untuk menjelaskan terkait penjaringan perangkat desa Kenyala, dengan adanya laporan warga desa Kenyala Jono yang mengatakan bahwa penjaringan perangkat desa oleh tim seleksi kurang transparan atau terbuka mendapat tanggapan oleh ketua timsel Agus Subagio didampingi kades Kenyala terpilih Sahewan.

Menurut Agus apa yang telah dilaporkan oleh Jono itu tidak benar dan tidak didukung dengan fakta dan kenyataan dilapangan, sebab timsel bekerja menurut aturan. Timsel mempunyai bukti dari undangan, surat pernyataan dan hasil rapat semua ada. Mereka menuduh kalau hasil penjaringan perangkat desa Kenyala itu tidak transparan hasil tes sudah diumumkan secara terbuka.

“Ini bukti kami telah melaksanakan sesuai aturan, yang mana dianggap kurang transparan coba tujukan.” Jelas Agus didampingi kades Kenyala Sahewan sambil memperlihatkan hasil nilai tes dan lainnya kepada ombudsman perwakilan Kalteng, Kamis (30-1-2020) diruang rapat Jelawat Pemerintah Daerah Kotim.

Kades Kenyala Sahewan juga menyampaikan kepada Ombudsman perwakilan Kalteng, bahwa mereka selama ini bekerja melayani masyarakat di Kenyala mengantor di rumahnya. Hal ini dilakukan disebabkan kantor desa Kenyala pada saat ini dikuasai oleh kekelompok orang pintu kantor desa disegel tidak bisa masuk.

“Perlu juga diketahui sejak saya dipilih menjadi kades Kenyala, kegiatan pelayanan untuk masyarakat sementara ini dirumah saya sebab kantor desa saat ini dikuasai sekelompok orang dengan cara disegel.”Ujar Sahewan dalam rapat tersebut.

Diakui oleh Sahewan sudah beberapa kali diadakan rapat mediasi yang difasilitasi oleh pihak kecamatan Telawang dan kantor PMD Sampit, namun usaha mediasi tersebut tidak ada menemukan titik terang penyelesaian.

“Saya berharap sebab kantor desa itu milik pemerintah desa untuk segera diambil alih oleh pihak aparat demi kepentingan masyarakat desa Kenyala.” Pinta Sahewan.
Zainal/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.