34 Hektar Sawah di Desa Segumbang Tanbu Terdampak Air Laut Pasang, 115 Hektar Sawah Masih Aman

  • Whatsapp

Tanah Bumbu, Infobanua.co.id – Terkait adanya lahan pertanian milik petani di Desa Segumbang Kecamatan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu yang sebagian tergenang air laut akibat pasang. Dibenarkan Kepala Bidang PSB Pemkab Tanbu Erwin Novikar, Selasa (5/2/2020).

“Adanya informasi ada lahan pertanian tergenang air laut di Desa Segumbang Batulicin, langsung kami tindak lanjuti untuk melakukan peninjauan kelapangan bersama dengan Dinas PUPR dan BPBD Tanbu,” katanya.

Kata Erwin, berdasarkan data untuk wilayah Desa Segumbang total lahan sawah yang aktif kurang lebih 115 hektar. Dimana lahan sawah yang terdampak kurang lebih 34 hektar dari total 115 hektar.

“Dan biasanya pasang tinggi air laut terjadi pada akhir bulan November sampai dengan bulan Januari. Dimana pada bulan itu– dalam kalender tanam. Masuk masa tanam pertama yaitu, periode Oktober – Maret,” ujarnya.

Menurut Erwin, biasanya para petani didaerah terdampak akan menyesuaikan kondisi dari pasang tinggi air laut untuk memulai tanam.  “Berdasarkan hasil peninjauan ke lapangan, belum ada masa tanam,” katanya.

Seperti diberitakan, puluhan hektar lahan pertanian milik warga Desa Segumbang Kecamatan Batulicin terkena luapan air laut yang pasang. Akibat meluapnya air laut dikuatirkan akan berdampak pada areal sawah petani.

“JIka air laut masuk kami kuatir dan bisa merugi karena hasil panen bisa berkurang. Air asin yang masuk ke area persawahan bisa membuat tanaman padi layu.” kata Jainul (50) Ketua Kelompok Tani Mandiri Desa segumbang.

Menurut Jainul, pihaknya berharap segera dibangunkan tanggul penahan air asin ketika ada pasang air laut.  “Meski tidak lama menggenangi, akibat air garam kami kuatir menghambat tanaman padi,” katanya.

Rel/roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *