Resmob Polda Metro Jaya Ringkus Geng Motor Lampung

0
12 views

Jakarta, Infobanua.co.id – Subdt Resmob (Reserse Mobil) Polda Metro Jaya meringkus geng maling motor Lampung Timur, Provinsi Lampung, yang telah beraksi sekitar tujuh tahun lamanya. Para petugas menggulung kelompok maling motor ini di kampung halamannya, Labuhan Maringgai, ibu kota Kabupaten Lampung Timur.

“Penangkapan berasal dari tiga laporan kehilangan pada akhir November. Penyelidikan Resmob meyimpulkan tiga kasus pencuriansepeda motor ini saling berkaitan dengan satu kelompok,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda, Jumat, 21/2/20.

Selanjutnya, Yusri mengatakan, petugas Resmob mengejar para pelaku ke Lampung, untuk menangkap pelaku. Hasilnya, petugas berhasil menangkap tiga pelaku. Dari tiga pelaku, dua orang diambil tindakan tegas dan terukur (Ditembak) lantaran melawan petugas.

“Pertama JS alias R yang menjadi kapten. Kemudian SH dan JB,” jelas Yusri. Dari pendalaman terhadap para tersangka, sejumlah fakta menunjukkan rekam jejak hitam para pelaku.

Yusri menjelaskan, JS adalah pemain kawakan yang telah berpengalaman memetik tak kurang dari 40 kendaraan roda dua aneka jenis dan merek. JS paling banyak berduet dengan SH yang bertindak sebagai joki atau yang memboncengkan kapten pemetik motor.

“Pengakuan mereka, pasangan JS dan SH sudah mencuri tak kurang dari 34 kali,” jelanya. Sedangkan pasangan JS dan JB, baru berduet mencuri lima kali lantaran SH sedang istirahat.

Sepeda motor yang mereka gondol, dijual ke daerah Karawang, Jawa Barat. “Setiap motor curian dijual seharga sekitar Rp2,5 juta,” terang Yusri.

Yusri menambahkan, daerah operasi geng Lampung Timur ini berpindah-pindah, tidak hanya satu tempat. “Antara lain di wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bekasi, Sentul, Cibinong, selain di Jakarta. Mereka selalu berpindah pindah tempat untuk menghilangkan jejak. Namun penjualannya selalu di Karawang,” tambahnya.

Selanjutnya katanya, polisi mengembangkan penangkapan ketiga tersangka dengan menyusuri wilayah Karawang, Jawa Barat.

Penulis: Okta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.