Tokoh Dayak Merasa Dilecehkan, Bupati Kotim Terancam Disidang Adat

0
399 views
Setelah rapat ditunda, para tokoh dayak mengadakan rapat internal dikantor DAD Kotim. (nal/brt).

Sampit,Infobanua.co.id – Undangan penyelesaian kasus pengroyokan antara oknum perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan pemuda desa Luwuk Ranggan, Kecamatan Cempaga berbuntut panjang.
Pasalnya keterlibatan pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan ini, Bupati Kotim, Supian Hadi diminta segera mengundang FKPD Kotim untuk menggelar rapat.
Undangan rapat digelar di kantor pemerintah daerah Kotim, semua yang diundang hadir dengan harapan kasus pengroyokan tersebut bisa terselesaikan. Namun sungguh sangat disayangkan pada saat rapat akan dimulai, Bupati Kotim, Supian Hadi tidak ada dalam rapat.
Padahal undangan yang ditandatangani oleh Bupati Kotim, Supian Hadi yang bisa mengambil keputusan rapat malah tidak hadir. Rapat sempat tertunda beberapa waktu untuk bisa menghadirkan Bupati Kotim, kembali Bupati Kotim Supian Hadi tidak bisa hadir dalam rapat.
Dari sekian banyak yang mengikuti rapat, ada yang mengatakan sempat melihat kalau seorang Bupati Kotim sedang merayakan Hari Ulang Tahun Ke-44. Mendengar informasi tersebut, para tokoh dayak, pemuda dayak semua lembaga dan elemen dayak sampai keakar rumput merasa dilecehkan.
“Saya yakin kalau Bupati Kotim, Supian Hadi ini, masih berada di Sampit.”Ucap Rimbun dan Jhone Krisli pada saat mengikuti rapat waktu itu.
Dengan kejadian tersebut tokoh dayak yang sengaja datang dari Provinsi Kalteng, DAD Kotim serta akar rumput yang turut ingin menyelesaikan permasalahan yang sedang bergejolak akhirnya kecewa dan merasa dilecehkan oleh seorang Bupati Kotim.
“Memang saya akui semua tokoh dayak yang mengikuti rapat kemaren itu merasa dilecehkan oleh Bupati Kotim, masa dia yang mengundang malah dia sendiri yang tidak hadir.” Ungkap ketua harian DAD Kotim, Untung dan mengatakan juga kalau Bupati Kotim, Supian Hadi ini bakal akan disidang adat karena tidak menghormati dan menghargai para tokoh dayak serta dalam waktu dekat akan mengundang Bupati Kotim ikut rapat di DAD Kotim, Kamis (27/2-2020).

Penulis : Zainal/IB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.