Antisipasi Covid-19, Bupati HSU Terbitkan Himbauan

  • Whatsapp

Amuntai – Telah ditemukannya kasus penyebaran Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus coruna di Indonesia. Tidak ingin ada warganya yang terpapar virus mematikan asal Tiongkok. Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs. H. Abdul Wahid HK, MM, M. Si mengeluarkan ‎himbauan Nomor 443.11/368/P2P/Dinkes tentang Kewaspadaan Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Menurut Bupati, himbauan ini sepenuhnya menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Kesejatan Republik Indonesia tangggal 4 Februari 2020 nomor HK.01.07/Menkes/104/2020. Surat Menkes ini tentang Penetapan Infeksi Novel Corona Virus (Infeksi 2019-nVoc) sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya.

“Kami menindaklanjuti pula surat edaran Gubernur Kalimantan Selatan‎ 443.1/0029/P2P/2020 dengan perihal edaran tentang kesiapsiagaan menghadapi penyebaran penyakit infeksi Novel Corona (2019-nCov),” terangnya.

Terkait dengan hal tersebut, ia menyampaikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat di daerah ini agar melakukan pencegahan penyebaran Covis-19 dengan tidak panik‎. Kemudian membiasakan diri dan keluarga untuk selalu melakukan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) di mana pun berada.

Selain itu setiap warga diharapkan ikut aktif mempromosikan Germas sebagai langkah pencegahan karena cara ini paling ampuh‎ kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya.

“Biasakan selalu mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik dengan air mengalir,” ujarnya.

Selanjutnya untuk ketahanan tubuh, agar mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, perbanyak makan sayur dan buah. Rajin dan meningkatkan intensitas berolahraga serta beristirahat yang cukup dan menggunakan masker.

rel/mar

Ia juga mengingatkan untuk tidak mengkonsumsi daging dan telur yang tidak dimasak. Menghindari kontak langsung dengan hewan hiup dan tidak bersentuhan.

“Menghindari bepergian ke daerah terjangkit dan jangan lupa selalu berdoa,” pesannya.

Selanjutnya setiap warga agar melakukan pemantauan diri jika datang dari negara yang telah terjangkit. Tentunya dengan sesegeranya memeriksakan diri secara teratur di layanan kesehatan terdekat, yakni Puskesmas.

“Ikut aktif melaporkan ‎ke Dinas Kesehatan maupun Puskesmas jika ada tetanga, kerabat atau teman yang baru datang bepergian untuk didata status pemantauannya,” terangnya.

Selain warga, secara khusus bupati juga menghimbau seluruh petugas kesehatan agar selau mempedomani tatalaksana dan pedoman kesiagaan Covid-19.

“Selalu ikuti pedoman kesiagaan Covid-19 ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *