Bank Kalsel Kembali Tingkatkan Ekonomi Ummat Melalui Lembaga Pesantren

0
13 views

BANJARMASIN, INFOBANUA.CO.ID – Upaya Bank Kalsel untuk menguatkan posisinya dalam mengembangkan ekonomi ummat melalui lembaga pesantren maupun unit usahanya di Banua kembali dibuktikan.

Terbaru, Bank Kalsel melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Industri
Pesantren Indonesia tentang pemberian fasilitas pembiayaan penyelenggara ibadah umroh dan pengelolaan dana. Penandantangan kerjasama sendiri dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin dengan Direktur Utama PT Industri Pesantren Indonesia, Edy Setyo Utomo, Senin (23/03) di Aula Lantai 3 Kantor Pusat Bank Kalsel.

“Penandatanganan kerjasama ini merupakan realisasi konkrit atas hasil
pertemuan yang Bank Kalsel lakukan bersama organisasi IPI (Ikatan Pesantren
Indonesia) maupun PT Industri Pesantren Indonesia. Semoga dengan adanya
penandatangan kerjasama ini Bank Kalsel bisa menguatkan komitmennya dalam
mengembangkan ekonomi ummat di Banua melalui pesantren maupun unit
usahanya,” ujar Agus Syabarrudin.

Disampaikannya, sebagai langkah awal, kerjasama yang akan dilakukan oleh Bank Kalsel bersama. PT Industri Pesantren Indonesia adalah membantu memudahkan anggota IPI dalam
berangkat umrah ke tanah suci dengan skema dana talangan umrah maupun
tabungan umrah melalui produk pembiayaan multijasa Ib Ar Rahman dengan akad
ijarah dari Unit Usaha Syariah (Bank Kalsel Syariah).

“Kedepan kerjasama lainnya akan terus dikembangkan lagi, dalam mendukung
usaha produktif salah satunya adalah melakukan pembinaan unit-unit usaha
pesantren yang potensial dibawah organisasi IPI yang sebelumnya unbankable, lalu
kita dorong menjadi feasible, kemudian naik menjadi bankable agar dapat diberikan
bantuan permodalan oleh Bank Kalsel,” paparnya.

Melalui pembinaan unit-unit usaha pesantren yang tergabung dalam IPI
tersebut tambah Agus, diharapkan dapat berdampak positif terhadap serapan realisasi Kredit. Usaha Rakyat (KUR) Bank Kalsel yang targetnya naik dari, Rp300 Miliar di Tahun 2019, menjadi Rp500 Miliar di Tahun 2020. Hal ini tentunya juga sudah sejalan dengan
misi Bank Kalsel yang terus ingin meningkatkan penyaluran kreditnya di sektor
produktif.

Sementara itu, Direktur PT Industri Pesantren Indonesia, Edy Setyo Utomo
menyambut baik penandatanganan kerjasama yang dilakukan dengan Bank
Kalsel. Diharapkan melalui kerjasama ini nantinya banyak anggota IPI Kalsel yang
dapat menunaikan ibadah umroh melalui bantuan skema dana talangan umroh
maupun tabungan umroh melalui produk pembiyaan multijasa Ib Ar Rahman dengan
akad ijarah dari Bank Kalsel Syariah.

Dijelaskannya PT Industri Pesantren Indonesia dibentuk untuk dapat menaungi
berbagai bidang usaha yang dibentuk atau dijalankan secara legal. Diharapkan
hadirnya PT Industri Pesantren Indonesia tidak saja dapat mengembangkan ekonomi
pesantren, namun juga dapat membantu pendanaan pesantren dibawah naungan
IPI agar lebih mandiri.

“Kami berharap kedepannya kerjasama yang dapat dilakukan dengan Bank
Kalsel dapat berkembang ke sektor-sektor usaha lainnya yang sedang maupun yang
sudah digarap oleh PT Industri Pesantren Indonesia. Ini penting demi perkembangan
usaha kedua belah maupun perkembangan ekonomi ummat melalui pesantren
kedepannya agar lebih maju lagi,” Pungkas Edy Setyo Utomo.

Febri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.