Dirikan Posko Pemantauan Corona Wanaraya Warga Semangat Tangkal Covid-19

  • Whatsapp

MARABAHAN – Kepala Desa Roham Raya Barito Kuala Hasim terus menggerakan warganya untuk memerangi dan menangkal covid-19 agar tak menyebar di Desa Roham Raya.

“Kami juga membagikan masker, mengajak warga untuk disiplin diri dan berperilaku hidup sehat. Selalu mencuci tangan setiap kali usai keluar rumah, menjaga jarak dan lebih banyak berdiam diri dirumah,” katanya, Kamis (9/4/2020).

Kata Hasim, pihaknya terus berkordinasi dengan Pemkab Batola selain itu semenjak ada warga di Wanaraya positif terpapar corona. Kecamatan Wanarya mendirikan posko pemeriksaan corona. “Yang diback up beberapa desa yang berada diwilayah pintu masuk Kecamatan Wanaraya,” katanya.

Kata Hasim, dibantu Dinkes Batola, Camat Wanaraya, Polsek dan Dandim Wanaraya melakukan kerja bakti menyemprot disinfektak ke rumah warga. “Di Kecamatan Wanaraya juga sudah didirikan Posko Pemantauan Covid-19 Wanaraya,” katanya.

Untuk warga yang terpapar, kata Hasim, semua kebutuhan sehari-hari warga yang dikarantina ditanggung Pemdes Roham Raya menggunakan anggaran dana desa AD

membenarkan satu warganya Berasal dari Desa Roham Raya Kecamatan Wanaraya laki-laki berusia 46 tahun positif covid-19. Dimana pria ini mempunyai riwayat memgikuti rombongan jemaah ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia beberapa waktu lalu.

“Saat ini yang bersangkutan ditangani tim medis,” katanya Kamis (9/4/2020).

Kata Hasim, guna mencegah menjalarnya covid-19 di Batola pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab Batola. Dimana pihaknya sudah melakukan sosialisasi untuk menangkal corona, dengan cara penyemprotan disinfektan ke wilayah Desa Roham Raya dan sekitarnya.

 

Sementara juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Batola Azizah Sri Widari, membenarkan warga Roham Raya positif covid-19. “Pasien positif Covid-19 merupakan ODP yang sudah diawasi tim kesehatan. Kita beri inisial BTL-01,” ujar Azizah.

Azizah berpesan agar warga tidak resah. Pasien Btl-01 untuk saat ini sudah di isolasi di rumahnya. Serta tidak ada keluhan. “Walau di rumah, BTL-01 sudah di pantau ketat tim kesehatan,” ujar Azizah.

Azizah mengungkapkan, pasien tanpa geja ini, diketahui positif setalah setelah dilakukan pemeriksaan PCR (swab tenggorokan). “Besok pasien Btl-01 akan dievaluasi dan di rujuk ke RSUD Abdul Aziz Marabahan,” ujarnya.

 

Tursino Adi Winarko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *