Sangsi Pemecatan Apabila Ada Guru dan Pengawas Serta Kepala Sekolah Ada yang Mudik

  • Whatsapp

Nunukan – H.Junaidi. SH, kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupsten nunukan Propensi Kalimantan Utara didampingi Oleh Ridwan AS.S.Sos selaku kabid pembinaan dan ketenagaan pada dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten nunukan kalimantan utara.

Wartawan langka kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas kabupaten nunukan sehingga komunikasi efektif efisien sehingga program program pendidikan khususnya bidang pembinaan bisa berjalan secara efektif dan efisien?

Menurut Ridwan: bahwa untuk “dibidang pembinaan ketenagaan ” .

sesuai dengan surat edaran dari pemerintah baik itu dari pusat dan dari Humas prokol Gugus Tugas Pencegahan Penanggulangan Covid-19.

Juga surat dari mentri kesehatan termasuk dari pemerintah kabupaten nunukan melalui ibu bupati sudah membuat surat edaran bagi sekolah atau guru maupun siswa kepala sekolah pengawas sekolah dibuatkannya surat edaran semua guru Agar bekerja dirumah.

jadi tidak ada yang disekolah kalau pun ada disekolah hanya beberapa kepala sekolah dengan tata usaha kalau ada layanan pendidikan dan layanan publik misalnya orang tua siswa meminjam buku atau legalisir ijazah baru hadir disekolah selebihnya mereka ada dirumah.

Lanjud Ridwan bahwa proses pembelajaran itu tetap berjalan karna kita sekarang sudah menggunakan daring baik dari whattsap grup maupun aplikasi internet dari sekolah masing masing untuk yang tidak terkoneksi jaringan seperti diwilayah 3 krayan lumbis, sembakung, sebuku, Guru memberikan tugas yang dikerjakan oleh siswa dirumah dan mereka dipantau oleh orang tua masing masing kemudian guru juga memantau terhadap pelaksanaan pembelajaran siswa dirumah.

Dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten nunukan sudah membuat surat edaran yang dasarnya surat edaran bupati nunukan bahwa guru pada prinsipnya tetap melakukan proses pembelajaran dari rumah masing masing dengan menggunakan daring.

Misalnya grup whattsap yang seperti saya uraikan juga Kepala Dinas Pendidikan membuat surat edaran yang intinya Bahwa tidak dibenarkan kepala sekolah atau pengawas sekolah untuk tidak keluar daerah.

Untuk menghindari covid 19 sehingga tidak dibenarkan bagi guru kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk tidak mudik atau keluar daerah kabupaten nunukan ini merekaa tetap dirumah saja .

Saat ditanya apakah ada sangsi Menanti manakalah ada guru yang melanggar.?

Menurut Ridwan.As S.Sos Ridwan:Sesuai dengan aturan permen dari mentri pegawai aparatur sipil negara dan repormasi birokrasi disitu ditegaskan bahwa tidak dibenarkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS ) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) Maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mudik lebaran maka dasar itu digunakan juga menjadikan dasar itulah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten nunukan Kalimantan Utara.

Sesuai dengan Surat edaran para guru Alhamdulillah mereka masih satu home dirumah masing masing tidak ada yang pulang kampung,
Semua Kita akan Pantau melalui UPTD masing masing.

kemudian untuk sistem pembelajaran selain mereka menggunakan grup daring dari sekolah masing masing mereka juga kita sarankan untuk bisa membukan situs ruang belajar maupun situs yang disampaikan kementrian pendidikan dan kebudayaan pusat dimana disitu ada namanya ruang guru gratis apalagi juga sekarang ada televisi Edukasi tvri sudah menyiarkan pembelajaran baik jenjang sekolag Dasar (SD maupun jenjang Sekolah Menegah Pertama (SMP).

Dinas Pendidukn dn Kebudayaan Kabupaten nunukan sudah bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Nunukan disana setiap hari mulai senin sampai jumat itu ada guru guru kita melakukan pembelajaran secara online.

Dan kita siarkan setiap seminggu sekali dari jam 10 pagi karena ada perubahan jadwal dari kemaren itu dari jam 11 sampai jam 12.

Kemudian ada perubahan jadwal kemaren jam 11 sampai jam 12 sekarang jam 10 sampai jam 11 jadi untuk satu hari itu ada dua guru yaitu guru SD maupun mata pelajaran smp itu bahkan berganti ganti sekitar 30 menit mereka berganti secara online .

Dan kita juga menganjurkan kepada org tua siswa orang juga sudah disampaikan dari sekolah sekolah agar selalu mengontrol mengawasi dan membimbing anaknya belajar mandiri diruma.

Kita berusaha agar terhindar dari covid 19 kita memutuskan mata Rantainya dengan cara belajar mandiri dirumah masing masing.

Kewajiban kepala sekolah dalam memantau peserta didik guru dan tenaga pendidik kalau nanti ada terindikasi terpapar covid 19 mereka agar melaporkan ke Dinas Pendidikan dan kita akan melaporkan kepada tim gugus tugas daerah.

Kita selalu meningkatkan kewaspadaan dalam penyebaran wabah corona virus 2019 ini mengajak kita dengan hidup bersih dan berpola hidup sehat itu yang sudah dianjurkan dari kepala dinas kita sendiri.

Kepala selalu berkomunikasi dengan Guru.kepala Sekolah maupun UPTD di grup whattsap kepala sekolah selalu kita sampaikan agar mereka melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan intruksi dari mentri pendidikan dan kebudayaan.

Lanjut Ridwan selain itu juga para guru kita juga memberikan pembelajaran dengan umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa harus memberikan nilai kuantatif,

jadi sekarang itu nilai un atau ujian semester tidak ada maka nilai dari rapot itulah yang menjadi penentu kelulusan mau penaikan kelas siswa.

Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *