Media Terverifikasi Dewan Pers
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250
Uncategorized  

Pemkot. Blitar Beri Sertifikat Sehat Kepada Pemudik Yang Telah Keluar Dari Karantina

banner 120x600
banner 468x60

Blitar, Infobanua.co.id – Bagi para pemudik yang menjalani karantina di Rumah Susun Yonif 511, jln. Sumba, Kota Blitar. Apabila sudah dinyatakan sehat oleh tim kesehatan diperbolehkan untuk pulang.

Selanjutnya Pemkot Blitar memberikan sertifikat kepada para pemudik yang selesai menjalani isolasi untuk mencegah penyebaran covid-19 tersebut.

banner 325x300

Sertifikat itu menerangkan bahwa kondisi yang bersangkutan sehat dan sudah selesai menjalani isolasi selama 14 hari di tempat karantina.

“Kalau sudah menjalani isolasi selama 14 hari di tempat karantina, mereka boleh pulang. Nanti, Dinkes akan memberikan sertifikat kepada mereka,” kata Plt Wali Kota Blitar, Santoso, saat meninjau kondisi pemudik di tempat karantina Rumah Susun Yonif 511, Kamis 30-04-2020.

Menurut Santoso sertifikat yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, itu untuk menerangkan kondisi pemudik sehat dan sudah selesai menjalani isolasi selama 14 hari di tempat karantina.

“Kondisi mereka sehat dan masyarakat harus bisa menerimanya,” jelasnya.

Selain itu Pemkot Blitar menjamin kebutuhan logistik untuk pemudik yang menjalani isolasi di tempat karantina.

Kebutuhan logistik untuk pemudik yang menjalani isolasi di tempat karantina dipasok oleh Dinas Sosial.

“Awalnya, kami ingin membuat dapur umum di tempat karantina. Tapi, karena pertimbangan penghuninya sedikit akhirnya Dinsos yang memasok makanan dan minuman di tempat karantina,” jlentreh Santoso.

Selanjutnya Santoso mengucapkan terima kasih kepada pemudik yang mau menjalani isolasi di tempat karantina.

Para pemudik itu sudah ikut membantu pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus covid-19.

Mereka merupakan pahlawan. Kenapa saya katakan pahlawan, karena mereka ikut membantu mencegah penyebaran virus covid-19 dengan cara mau menjalani isolasi di tempat karantina. Mereka sudah melindungi keluarga dan lingkungannya,” ungkapnya.

Sementara Ketua Tim Pengelola Rumah Karantina Percepatan Penanganan covid-19 Kota Blitar, Dharma Setiawan mengatakan bahwa, kapasitas tempat karantina di Rusun Yonif 511 bisa menampung 51 orang.
Dari kapasitas itu, saat ini, masih terisi 40 orang.

Dengan rincian, 6 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 34 orang pekerja lokal yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Semua pemudik yang menjalani isolasi di tempat karantina kondisinya sehat,” kata Dharma.

Menurut Dharma sesuai rencana ada lima pemudik yang selesai menjalani isolasi di tempat karantina pada Sabtu 02-05-2020.
Kelima pemudik yang sudah selesai menjalani isolasi akan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Kami akan memberikan sertifikat kepada mereka yang sudah selesai menjalani isolasi di tempat karantina. Kami meminta mereka tetap berperilaku hidup sehat, pakai masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya. (Eko.B).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.