Apresiasi Bamsoet, Koalisi Lawan Corona Dorong Peningkatan ke Swab Test

0
16 views

JAKARTA – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menggelar rapid test gratis kepada para jurnalis yang biasa meliput di lingkungan MPR/DPD/DPR RI pada Kamis (2/4/2020). Agenda ini, diapresiasi Pendiri AWR Foundation, Ayuningtyas Widari Ramdhaniar (AWR), mengingat tarif jasa tes tersebut terbilang tak murah jika dilakukan secara mandiri di Rumah Sakit.

“Apalagi, informasi yang saya dengar, rapid test ini menggunakan anggaran pribadi Pak Bamsoet,” kata AWR kepada wartawan, Kamis sore.

Tentu, kata AWR, hal ini menunjukan kebesaran hati dan komitmen tinggi Bamsoet terhadap bangsa dan negaranya. Meski di Malaysia seluruh Menterinya gajinya dipotong 50% untuk penanganan Covid-19 selama 2 bulan, “namun Ketua MPR mengeluarkan lebih dari yang diharapkan oleh rakyat, jika betul rapid test tadi menggunakan anggaran pribadinya,”.

Pihaknya, melalui ReThinkbyAWR, tutur dia, juga mempunyai perhatian khusus soal tes-tes Corona/Covid-19. “Melalui Koalisi Lawan Corona, kami dan beberapa NGO yang ada berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat,”.

Sejak awal, kata AWR, “kami bahkan telah merekomendasikan penggunaan Swab Test untuk Corona/Covid-19 ini. Karena bagaimana pun, Rapid test corona hanya bisa digunakan sebagai skrining atau penyaringan awal. Sementara untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi COVID-19, hasil pemeriksaan swab lah yang digunakan,”.

“Mudah-mudahan Pak Bamsoet juga bisa menerapkan Swab Test atau juga RTPCR kepada teman-teman jurnalis kita dalam 8 hari setelah Rapid Test hari ini,” kata AWR.

AWR memungkaskan  hadirnya Bamsoet, atau MPR secara Kelembagaan jika anggaran yang digunakan merupakan anggaran MPR, penting untuk menjadi contoh bagi elit bangsa maupun pimpinan Kementerian/Lembaga lainnya.

“Jurnalis juga patut diperhitungkan sebagai pejuang lawan Corona yang memenuhi hak-hak informasi segenap.

sumber: m.gonews.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.