Rutan Klas IIB buntok,sudah terapkan persidangan terdakwa melalui Teleconference

0
91 views

Buntok, Infobanua.co.id – Sejak di tanda tangani perjanjian kerjasama antar Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia dan Kementerian Hukum dan HAM RI nomor : 402/DJU /HM.01/4/2020,nomor : KEP- 17/E/Ejp/04/2020,nomor : PAS – 08 .H.H.05.05 tahun 2020 tanggal 13 April 2020, dalam rangka tercapai nya optimalisasi efektifitas, efesiensi dan keamanan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan bagi para tahanan /terdakwa,saksi, sejak kondisi kedaruratan wabah Covid – 19, Kantor Rumah Tahanan Negara ( Rutan) Klas IIb Buntok, Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimatan Tengah , telah melaksanakan persidangan terdakwa dan saksi melalui online Teleconference dan transparansi, di sampaikan Mastur.Amd.IP.SH, MM,selaku kepala Rumah Tahanan (Rutan ) Klas IIb Buntok saat di jumpai wartawan pada ruang kerja nya (21/4)2020) di Buntok

“Katanya, di laksanakan persidangan terdakwa dan saksi melalui Teleconference sejak di tanda tangani perjanjian kerjasama (PKS) putusan resmi dari pemerintah dan mengantisifaasi penyebaran wabah virus Covid -19 yang semakin meluas dan sangat mengkhawatirkan dan melalui persidangan secara Teleconference ini , pihak kami selaku Rumah Tahanan Negara ( Rutan ) telah siap menyediakan sarana dan prasarana penunjang yang memadai seperti internet guna kepentingan persidangan secara Teleconference ini dan persidangan nya pun sudah berjalan dengan lancar dan melalui persidangan teleconference ini pihak kami Rumah Tahan Negara (Rutan ) selalu koordinasi antar pengadilan negeri , kejaksaan , dalam proses penegakan hukum dengan selalu memperhatikan hak hak para tersangka, terdakwa, korban, saksi, dalam pelaksanaan persidangan melalui Teleconference yang secara transparansi dan melalui Teleconference ini juga sangat sederhana, dengan biaya yang ringan dan terbuka untuk umum” pungkasnya, Mastur.

(Latif )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.