Media Terverifikasi Dewan Pers
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250
Uncategorized  

PWI Trenggalek Adakan “bukber” semarakkan Ramadan 1441 H

banner 120x600
banner 468x60

Trenggalek,Infobanua.co.id – Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Trenggalek mengadakan buka bersama (bukber) dengan anggota dan pengurus untuk menyemarakkan Bulan suci Ramadan 1441 H/2020 M.

Giat berlangsung di kantor PWI Trenggalek, jalan Kanjeng Jimat, Rejowinangun,Trenggalek yang dihadiri puluhan wartawan dari media cetak, online dan Televisi.

banner 325x300

Acara “bukber” dan Silaturahmi ini tetap mematuhi protokol kesehatan seperti wajib memakai masker dan jaga jarak.

“Ya, ini pertama kali kami mengadakan buka bersama. Untuk Pengurus dan anggota PWI Trenggalek ada sekitar 20-an dari berbagai media yang bergabung di PWI ,” kata Ketua PWI Cabang Trenggalek,Ahmad Yullis Satriaji,Selasa (19/5/2020).

Yullis disela-sela Silaturahmi dan Buka Bersama anggota dan pengurus PWI Trenggalek menyampaikan rasa terimakasih kepada rekan-rekan wartawan yang berkenan hadir.

“Saya mengapresiasi acara ini, karena meski dimasa pandemi virus corona, tapi kita sebagai umat muslim harus menonjolkan kekompakan dan kebersamaan,” katanya.

Hal itu juga disepakati oleh penasehat PWI Trenggalek, Hamzah Abdilah. “Saya berharap acara seperti ini dikembangkan lebih luas, karena menumbuhkan kebersamaan. Perkembangan teknologi membuat kita saat ini melakukan silaturahmi lewat media sosial, seperti medsos,WA, atau teknologi lainnya, padahal silaturahmi dalam arti tatap muka itu justru lebih penting karena ada sentuhan kemanusiaan dalam pertemuan langsung itu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, wartawan senior yang sudah 30 tahun malang-melintang di dunia jurnalistik di Trenggalek itu menegaskan bahwa wartawan sekarang masih memegang prinsip yang sama dengan seniornya, meski cara yang digunakan sudah mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi.

“Prinsip jurnalistik itu tetap sama yakni benar, menarik, dan patut. Benar itu berarti objektif dan imbang, sedangkan menarik memang informasi itu harus ditulis secara menarik agar layak jual atau layak dibaca. Untuk kepatutan yang mungkin perlu sedikit dijadikan perhatian wartawan sekarang adalah memikirkan informasi tanpa mengaitkan dengan SARA,pornografi, kejahatan asusila,karena dampaknya tidak baik untuk masyarakat, misalnya wartawan menulis korban kasus perkosaan anak dibawah umur, wartawan dilarang menulis nama dan alamatnya,” ucap Hamzah Abdilah.

Sementara itu,seorang pengusaha sukses Trenggalek Hj. Srigatin Amarta yang juga merupakan ibu kandung bupati Trenggalek,Mochamad Nur Arifin menyalurkan bantuan sembako kepada awak media Trenggalek, bantuan yang disampaikan melalui mantan ketua DPRD Trenggalek Akbar Abas ini berlangsung di kantor PWI Trenggalek

“Bantuan sembako ini dari ibunda Moch. Nur Arifin,semoga dapat meringankan beban para wartawan akan kebutuhan pokok sehari-hari disaat pandemi corona ini, ” ujarnya.

Setelah melakukan “silaturahmi”¬† hingga tiba waktunya berbuka puasa, maka puluhan anggota dan pengurus PWI Trenggalek serta mitra yang diundang pun menikmati hidangan “bukber”.

penulis : Sarno

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.