Apa Kaitannya Indra Catri Dengan Akun Palsu ?

  • Whatsapp

Sumbar, Infobanua.co.id – Beberapa hari ini di Sumatera Barat dihebohkan degan pemeriksaan saksi-saksi di Mapolda Sumbar dengan terpangilnya para petinggi di Pemda Agam yang salah satunya dari Sekretaris Daerah dan Bupati Agam, sebelumnya yang dilaporkan masyarakat di Polda Sumbar adalah salah satu akun Facebook palsu (Bodong) atas nama Mar Yanto, tetapi yang di panggil Kabag Umum,Sekda dan Bupati Kabupaten Agam.

Dari laporan itu, kata Kabid Humas Polda Sumbar Satake Bayu, saat Konpresi Pers pihaknya sudah memeriksa sebanyak 13 (tiga belas) orang saksi. Dari belasan saksi itu, tiga di antaranya merupakan Kabag Umum Pemda Agam, Sekda dan Bupati Agam.

“Sementara sebagai saksi ya. Walaupun bukan yang bersangkutan (Mulyadi) yang melapor, siapa yang merasa atau ingin melaporkan kami tindak lanjuti. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan saksi,” ujarnya.

Dengan viralnya pemberitaan saat ini di Media- Media hal akun Facebook bodong Mar Yanto itu masyarakat tersentak dan jadi omongan apa kaitannya Pemda Agam degan akun palsu yang selama ini sudah banyak menyebar fitnah dan ujar kebencian.

Saat awak media mengklarifikasi informasi tersebut kepada Ir.H.Mulyadi (Anggota DPR RI) di minta tanggapannya apakah fitnah-fitnah dan ujar kebencian tersebut ada kaitannya dengan Pilkada..??,Mulyadi menjawab mungkin saja,padahal sudah terbukti pemilu-pemilu sebelumnya melakukan fitnah dan ujar kebencian tidak efektif dan kalau ketahuan oleh masyarakat pembuat fitnah tersebut dihukum secara sosial oleh masyarakat,”jawabnya.

“Masyarakat Sumbar adalah masyarakat degan kategori Pemilih cerdas,jadi tidak mudah di bohongi degan hoax,apa lagi dengan informasi yang menyesatkan.Orang yang melakukan fitnah degan tujuan untuk mendowngrade orang lain biasanya tidak punya percaya diri untuk berkompetisi.Harusnya calon peserta Pilkada mensosialisasikan kerja nyata ketika diberi amanah menjabat,Pilkada adalah momentum untuk memberikan edukasi dan pencerdasan kepada masyarakat,bukannya memberikan contoh yang tidak baik,”ungkapnya.

Terkait pembuatan akun palsu atas nama Mar Yanto yang di duga dibuat oleh Kabag Umum Pemkab Agam sangat mengejutkan masyarakat dan tokoh-tokoh di Kabupaten Agam,karena tidak masuk akal rasanya Akun Palsu yg sudah bertahun meresahkan masyarakat tersebut dibuat oleh seorang ASN yang punya jabatan penting di Pemkab Agam.

Pertanyaannya siapakah yg menyuruh dan mengendalikan ASN tersebut,karena ditinjau dari aspek kepentingan,ASN tersebut tidak punya kepentingan degan Pilkada,pasti diduga dibalek akun Facebook (bodong) Mar yanto ada orang yang berkepentingan dibalik itu.

Lanjut,Ketika ditanya kepada Ir.H.Mulyadi (Anggota DPR RI) apakah orang tersebut Indra Catri sehinga Bupati Agam Indra Catri ikut dipanggil pihak polisi di Polda Sumbar..??, Mulyadi menjawab saya tidak tahu,karena itu menyangkut substansi penyidikan,kita belum mengetahuinya,bahkan Indra Catri terkait hal ini saya tidak menyangka, karena Indra Catri sudah kenal lama dengan saya.

Sebelum menutup wawancara degan Kompas dan awak Media, Mulyadi berpesan mari kita berlomba-lomba untuk kebaikan,apalagi ditengah wabah Corona (Covid 19) ini kita perlu bahu membahu membantu masyarakat,bukan hanya mengandalkan APBN dan APBD serta BUMN,tapi kita harus ikhlas mengeluarkan sebagian yang kita miliki untuk mengatasi permasalahan Covid 19 ini,karena yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat kecil,yang punya penghasilannya pas-pasan,”terang Anggota DPR RI Ir.H.Mulyadi yang sudah 3 (tiga) periode duduk di senayan itu.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *