Bea Cukai Kalsel Bagian Selatan Musnahkan 1 Juta Rokol Ilegal dan Ratusan Liter Miras Ilegal

0
33 views

Banjarmasin – Dalam rangka melaksanakan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Community Protector, Bea Cukai terus-menerus berupaya untuk memberantas beredarnya Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di masyarakat.

Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan di bawah pimpinan HB Wicaksono melaksanakan serangkaian kegiatan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran BKC ilegal berupa Rokok dan Miras llegal di wilayah kerja Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya.

Pada semester dua tahun 2019, Kantor Wilayah DJBC Kalimantan bagian Selatan menetapkan 1.033.340 batang rokok ilegal dan 400,8 liter minuman keras ilegal hasil penindakan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

BMN tersebut telah disetujui untuk dimusnahkan berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-01/MK.06NVKN.12/2020, S-OZ/MK.06/WKN.12/2020, SOB/MK.06IWKN.12/2020, S-04/MK.06/WKN.12/2020, S-05/MK.06NVKN.12/2020 tanggal 27 Maret 2020 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan.

Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Edy Suprapto dan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Kalbagsel Rahmady Effendi Hutahaean. usai acara pemusnahan barang bukti. (ist)

Menindaklanjuti surat tersebut, Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan dipimpin oleh Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Edy Suprapto didampingi oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Kalbagsel Rahmady Effendi Hutahaean melaksanakan pemusnahan BMN sebanyak 1.043.340 Batang Rokok llegal dan 400,8 Liter Minuman Keras llegal dengan nilai

Barang sebesar Rp. 1.274.556.300,dan’ potensi kerugian negara sebesar Rp. 456.684.600,-.

Bersamaan dengan pemusnahan BMN, Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan juga melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin Nomor 1123/Pid.Sus/2019/PN Bjm berupa 486,9 Liter Minuman Keras llegal dan barang bukti Iainnya senilai Rp. 396.175.000,dan potensi kerugian negara sebesar Rp. 67.679.100,-.

Pemusnahan dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu di Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan, dan di TPA Banjarbakula. Sebaigan Rokok llegal dimusnahkan dengan cara di bakar di Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan, sedangkan yang lain dimusnahkan dengan cara dicampur sampah dan ditimbun dengan tanah di TPA Banjarbakula.

Untuk Minuman Keras llegal, sebagian dimusnahkan dengan cara dipecahkan botolnya menggunakan palu di Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan sedangkan yang lain dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan Stum kemudian ditimbun dengan tanah di TPA Banjarbakula.

Keberhasilan penindakan BKC ilegal ini berkat dukungan dari TN! POLRI dan aparat penegak hukum lainnya, instansi pemerintah serta masyarakat yang semakin sadar atas dampak negati! peredaran BKC ilegal tersebut. Ken’a sama yang baik ini merupakan bentuk sinergi Bea Cukai dengan aparat penegak hukum lainnya dalam rangka ketertiban dan keamanan negara.

Kegiatan pemusnahan ini selain sebagai bentuk transparansi pelaksanaan tugas Bea Cukai, juga untuk mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dengan menjalankan usaha secara legal, khususnya dalam kegiatan cukai. Bea Cukai berwenang melakukan pengawasan dan penindakan atas peredaran BKC ilegal di masyarakat sampai ke tingkat penjualan eceran, baik yang diproduksi dalam negeri maupun produk impor.

rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.