Bupati Blitar Resmikan Kampung Tangguh di Tiga Kecamatan Wilayah Barat

0
22 views
Bupati Bitar Rijanto (Baju Orent) bersama rombongan meresmikan kampung tangguh di Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Kab.Blitar.

Blitar, Infobanua.co.id – Bupati Blitar Rijanto dan Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M. Sinambela meresmikan tiga Kampung Tangguh. Di wilayah Barat Kabupaten Blitar.

Tiga Kampung Tangguh itu berada di Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, dan Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu.

Kampung Tangguh yang ada di wilayah Kabupaten Blitar sebelah barat ini diberi nama Kampung Tangguh, *Sehat, Aman, Tertib, Rukun*, (Semeru).

Tampak hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, Togatomas (Tokoh Agama dan  Tokoh Masyarakat) serta relawan covid-19 di masing-masing desa.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto mengatakan bahwa, pihaknya memberikan apresiasi dan mengucapkan rasa syukur atas berdirinya Kampung Tangguh Semeru.

Keberadaan kampung tangguh diharapkan dapat mencegah dan mempercepat penanganan covid-19.

“Kampung tangguh ini merupakan gagasan Forkopimda Jawa Timur, yakni Bapak Pangdam, Bapak Kapolda, dan Ibu Gubernur. Penanganan covid-19 telah dilakukan dengan beragam cara. Penanganan tersebut dipercepat dengan cara membentuk kampung tangguh bencana, kalau di daerah kita disebut Kampung Tangguh Semeru,” kata Rijanto, kepada awak media, Jum’at 29-05-2020.

Menurut Rijanto, pihaknya sangat memuji akan kualitas kampung tangguh di masing-masing desa. Dia melihat dan menilai kampung tangguh yang ada memiliki fungsi-fungsi yang baik dalam menjalankan enam kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi kampung tangguh. Di antaranya, tim keamanan, tim humas, tim medis, ruang isolasi, obat-obatan, dan persediaan pangan.

“Prosedur-prosedur yang sudah kami sampaikan kepada desa ternyata ditindaklanjuti dengan baik dan benar. Seperti gotong royong dalam bentuk jimpitan ini dihidupkan lagi, dipelopori oleh para kepala desa. Ini bagus sekali. Jimpitan ini bisa dimanfaatkan untuk membantu warga yang kekurangan,” jlentrehnya.

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M. Sinambela menyampaikan bahwa, konsep kampung tangguh sejatinya ialah untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Di Kabupaten Blitar sendiri, kampung tangguh sebenarnya telah lama ada dan kini digiatkan lagi untuk percepatan penanganan covid-19.

“Kampung tangguh ini bisa untuk menyelesaikan persoalan apa pun. Dan saat ini persoalan yang harus kita selesaikan adalah wabah covid-19. Kami beri apresiasi kepada Pak Kepala Desa dan warga masyarakat yang menjadi pioner berdirinya kampung tangguh di Kabupaten Blitar. Semangat gotong royong ini modal kita untuk melawan covid-19,” terang Leonard.

Lebih lanjut Kapolres berpesan kepada petugas dan relawan yang bertugas di kampung tangguh untuk menjaga kedisiplinan. Juga mengawal dan menyosialisasikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19. Di antaranya kampung tangguh melaksanakan simulasi pemulasaraan jenazah covid-19.

“Dibentuknya kampung tangguh ini kami dorong agar bisa sebagai motivasi dan percontohan bagi masyarakat di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (Eko.B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.