KRITIKAN MASYARAKAT MELALUI ANGGOTA DPRD MERUPAKAN VITAMIN BAGI PEMERINTAH DAERAH KEDEPAN UNTUK MENINGKATKAN PENANGANAN COVID-19

0
19 views
suasana inilah yg menjadi pokok petmasalahan sehingga warga sebatik mengkritik pemerintah fianggap kurng pengwasan sehingga anghot DPRD di Sebatik angkat Bicara

Nunukan – Terkait masalah penyembrangan pelabuhan feri disei jepun yang diduga menyalahi anjuran pemerintah soal penanganan Covid-19 seperti berkumpul banyak, tidak menjaga jarak juga sebagian tidak mengunakan Masker, kritikan masyarakat melalui DPRD apa tanggapan pemerintah?

Hasan: jadi kritikan-kritikan dari masyarakat melalui anggota Dewan masukan dan saran dari anggota DPRD tetap kita terima dan Pemerintah Daerah memang belum ada larangan untuk bepergian khususnya dalam wilayah Kabupaten Nunukan sendiri, karena kita memang belum ada, tetapi kalau bepergian tetap harus menerapkan protokol kesehatan misalnya harus tetap pakai masker kemudian menjaga jarak kemudian mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer sebelum dan sesudah beraktivitas itu harus diterapkan setiap hari.

Untuk memutus dan mencegah penularan wabah ini dengan jalan seperti itu kemarin tingkat kedisiplinan dari masyarakat pengguna jasa transportasi publik itu kurang.

Diakui Hasan kritikan masyarakat maupun anggota dewan yang terhormat itu merupakan Vitamin buat pemerintah serta menjadi bahan Evaluasi bagi pemerintah ke depannya akan lebih diperketat.

Lanjud Hasan Basri bahwa Bupati nunukan sudah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan & kepada Dinas Kesehatan agar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat uramanya pengguna jasa public ini untuk senantiasa patuh kepada protokol kesehatan.

Juga disampaikan kepada aparat aparat keamanan yang menjaga supaya bisa mengontrol dan memberikan masukan masukan kepada masyarakat yang melintas di dalam daerah kita belum ada larangan untuk bepergian di dalam daerah.

Saat ditanya terkait dengan sudah usai lebaran sudah dua kali dilakukan pres realese untuk penanganan covid-19 kalau perkembangan menurut bapak masalah covid -19 sejak senin-rabu ini kalau melihat perkembangan covid-19 paska lebaran ?

Hasan: kalau kita tetap dalam kondisi seperti sebelum lebaran kita sudah ada edaran Jadi kalau untuk pegawai kan sudah diatur itu mereka ada jadwal shift untuk bertugas.

jadi tetap seperti biasa Masuk jam 7.30 pulang jam 16:00 tapi tetap diatur ada yang masuk pagi ada yang masuk siang ini gunanya untuk supaya mereka tidak berkumpul begitu banyak tidak ada kerumunan khusus di masyarakat tetap kita himbau seperti itu

karena di nunukan ini walaupun banyak sudah yang sembuh tetapi penambahan jumlah pasien positif juga semakin bertamba dan kita masih termasuk di dalam zona merah apalagi kita kan masih transmisi lokal.

Secara otomatis terjadi penularan2 ini kalau transmisi lokal kan kita tidak tahu, jadi kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun tempatnya bekerja mencari makan tidak dilarang mata pencaharian tidak terputus tetap melaksanakan pekerjaan tetapi dengan menerapkan standar standar protokol kesehatan.

Misalnya pekerja Rumput laut harus mengunakan Masker dan Menjaga Jarak misalnya ma’bettang itu kan tetap boleh yang penting tetap menjaga jarak ujar Hasan Basri Kabag Humas Pemerintah Daerah kabupaten nunukan.

Saat ditanya pendeteksian atau Laboratorium Awab ditarakan lebih cepat karena sudah berada ditarakan kenapa mesti lambat.?

Hasan :memang semakin dekat ini baru dilakukan pertama kali Tetapi ini karena kemarin kebetulan libur Jadi kita belum tahu seberapa cepat hasilnya itu untuk sementara ini kan masih ada sampel swab kita masih ada puluhan yang dikirim ke Tarakan sampai sekarang belum di kembalikan kenunukan.

Kita belum mengetahui Hasil swab Apakah dari puluhan yang diambil swapnya itu apakah nanti statusnya positif atau negatif untuk perkembangan covid-19.

Sampai sekarang masih di statusnya Seperti yang saya sampaikan tadi itu masih zona merah transmisi lokal jadi kita masih tetap harus berhati-hati artinya covid-19 di nunukan belum ada menunjukan gejalah menurun tetapi untuk penyembuhan itu sudah banyak yang sembuh tapi pasien positif juga tetap bertambah.

Pemerintah daerah kabupaten nunukan menyarankan terkait penaganan Virus Corona. Agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan mematuhi anjuran pemerintah senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

Lanjud Hasan pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh masyarakat nunukan agar selalu waspada adanya penyakit gejala DBD sedang ada di Nunukan kami minta juga kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dengan DBD ini kalau DBD saya pikir ini kan kasusnya mungkin lebih mudah karena kita sudah sering mengalami ini hampir tiap tahun ada DBD mungkin Penanganannya lebih cepat dibandingkan dengan wabah Corona yang belum kita tahu jadi di samping dengan adanya wabah corona ini Kita juga harus berhati-hati dengan adanya DBD, ujar Hasan Basri Kabag zhumas Pemkab nunukan(Amsal Yusuf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.