Mengenang dan pesan Guru KH Ahmad Zuhdiannoor kepada ummat

0
121 views

infobanua.co.id – Guru Zuhdi dilahirkan tanggal 5 Rajab (48 tahun saat ini) beliau adalah anak dari KH. Muhammad (pimpinan Al Falah setelah KH. Tsani) dimana KH. Muhammad dulu adalah sahabat Abah Guru Sekumpul (Muhammad Zaini Abdul Ghani) dan juga murid dari KH. Anang Sya’rani Arief.

Diceritakan bahwa dulu Abah Guru pernah satu tempat tidur dengan KH. Muhammad.

Awal-awal Guru Zuhdi dulu membuka majelis jemaahnya masih sedikit tidak sebesar seperti sekarang dan pengajian kitab yang beliau bacakan yaitu dari catatan tangan majelis Abah Guru Sekumpul. Karena itulah para jemaah yang hadir dipengajian beliau banyak yang merasa rindunya kepada Abah Guru Sekumpul seperti terobati, selain itu juga bagaimana cara beliau bermajelis, isi kajiannya serta gaya bicara dan penjelasan beliau seperti Abah guru Sekumpul. Meskipun begitu banyak yang tidak berani menyamakannya Guru Zuhdi dengan pangkat serta kedudukan Abah Guru Sekumpul.

Guru Ahmad Zuhdiannor atau yang lebih dikenal dengan Guru Zuhdi juga membuka pengajian di Mesjid Jami, pengajian dirumah Sungai Jingah, pengajian di Teluk Dalam, Langgar Darul Iman, pengajian di Sungai Andai, pengajian di kota Citra Graha km 18 dan pengajian di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Tgl.10 Februari 2012 Tuan Guru Zuhdi genap 40 thn umur sidin.. Waktu Habib Abdurrahman keponakan Habib Umar ke rumah Tuan Guru Zuhdi, Habib bercerita dengan Tuan Guru Zuhdi, “Ustadz ana kada kenal lwn ente, Supaya ente tau kalo yang menyuruh ana kesini adalah orang yang di photo ini”
( ” Ustadz Ana tidak kenal dengan Ente, Supaya Ente tahu kalau yang menyuruh Ana kesini adalah orang di photo ini “, ) Habib sambil menunjuk Photo Abah Guru Sekumpul.

Tuan Guru Zuhdi lahir, 10 Februari 1972.
Di Al-falah hanya sempat 2 bulan, karena sakit kemudian berhenti kemudian beliau belajar dari kakek beliau dari pihak ibu yang bernama KH Asli adalah tokoh ulama yang berdomisili di Alabio Hulu Sungai Utara selama satu tahun bidang ilmu yang dipelajari disana, yaitu ilmu tajwid fikih, tashrif, tauhid, tasawuf. Kemudian mengaji dengan orang tuanya, belajar tauhid, fikih, nahwa, tasawuf. Selama di Banjarmasin, Guru Zuhdi belajar dengan KH Abdul Syukur di Teluk Tiram disana dia belajar tasawuf, fikih, ushul, fikih, arudh.KH Abdul Syukur meninggal di serahkan Abah sidin ke tempat Abah Guru Sekumpul.
Kalimat pertama yang keluar dari mulut Abah Guru Sekumpul yang bicara drngan Guru Muhammad (Orang tua Tuan Guru Zuhdi).. “Muhammad, ikam handak tahu’lah.. anak ikam tu kenanya ‘Alim pada ikam.. سبحان الله, ( ” Muhammad, kamu mau tahu…anak kamu nanti ilmunya melebihi kamu…” ) Tuan Guru Sekumpul Kasyaff.

Tuan Guru Zuhdi pernah bepesan jar sidin, pas ikam di majelis ku, karamkan perasaan ikam kalo ikam ada di Majelis Abah Guru Sekumpul, di rasakan kalo membacakan kitab itu Abah Guru Sekumpul lain aku, Aku pun jar sidin mengaramkan perasaan ku kalo yang membacakan kitab adalah Abah Guru Sekumpul lain aku, sidin melajari adab di Majelis sidin, nampak banar sidin memuliakan Guru-guru sidin.. kada handak batimbul-timbul…Mudahan kita kawa menggawi apa yang di padahi sidin…

( Tuan Guru Zuhdi pernah berpesan kata Beliau, ketika kamu di majelis ku, tenggelamkan perasaan kamu, kalau kamu berada di Majelis Abah Guru Sekumpul, dirasakan kalau yang membacakan kitab adalah Abah Guru Sekumpul bukan Saya, Sayapun kata beliau menenggelamkan perasaan Saya kalau yang membacakan kitab adalah Abah Guru Sekumpul bukan Saya, Beliau mempelajari adab di Majelis Beliau kelihatan sekali Beliau memuliakan Guru-guru Beliau…tidak hendak merasa jumawa…Semoga kita dapat mengerjakan apa yang disampaikan Beliau… ).

Pernah suatu saat di majelis sidin tahun 2002 di rumahnya H.Alwi jalan sulawesi.. Sidin be ujar, “Amun jamaah handak tulak kepengajian Sekumpul, kadada baisi duit ambil duitnya lawan aku”, “Pernah jua kejadian waktu pengajian Sekumpul tekumpul se taxi Martapura lawan sidin, di antara yang ada di taxi itu kenal dan merawa sidin, Pas sampai ke sekumpul semuan yang ada di taxi di bayari akan sidin”, ( ” Bila jamaah hendak berangkat kepengajian Sekumpul, tidak punya uang ambil uangnya sama Saya “, ” Pernah juga kejadian saat ke pengajian Sekumpul bersama di angkutan kota Martapura dengan Beliau, di antara yang berada di angkutan kota itu mengenali dan menyapa Beliau, saat tiba ke Sekumpul semua para jamaah di angkutan kota ongkosnya dibayarrin Beliau “, ) Mutaba’ah Beliau dengan Abah Guru Sekumpul luar biasa, Akhlak Abah Guru Sekumpul tampak sekali di diri Tuan Guru Ahmad Zuhdiannoor

Pesan Abah Guru Zuhdi
Adapun kalimat dan ucapan Hikmah dari Abah Haji Guru Zuhdi :

1. Masalah boleh datang dalam kehidupan kita tapi pandanglah selalu kebaikan Allah SWT jangan meniadakan kebaikan Allah SWT, Walau hidup susah tapi di mulut masih terucap Alhamdulilah.

2. Barang siapa bisa melihat kisah Allah SWT di dunia maka bisa melihat zat Allah SWT di akhirat,Barang siapa tidak bisa melihat kisah Allah SWT di dunia maka tidak bisa melihat dan buta dari melihat zat Allah SWT di akhirat.

3. Orang meminta dunia bukan untuk dunia tapi untuk ibadat,kerena ibadat menjadi kan orang jadi mulia, Minta panjangkan umur bukan untuk dunia tapi untuk ibadat.

4. Bukan mati yang harus di takuti tapi pengertian saat menghadapi mati,bahwa mati ini ridho Allah SWT maka akan mudah saat menghadapi mati.

5. Jangan putus asa, Allah SWT akan selalu mengampuni dosa hambanya.

6. Orang putus asa adalah orang yang gagal dalam hidup, orang yang terus berjuang orang yang berhasil walau pun belum terlihat keberhasilan nya.

7. Selalu sangka baik kepada Allah SWT . Obat Penawar untuk selalu menerima apapun dari Allah dengan selalu Khusnozhon ( sangka baik kepada Allah)

8. Apabila dapat rasa tidak punya kebaikan, maka selalu memandang kebaikan Allah maka itulah rasa yg benar, Dan saat memandang keadilan Allah SWT , yang kita harapkan hanya lah Rahmat Allah SWT , tidak memandang pada amal ibadat dan kebaikan diri,hanya selalu mengharap Rahmat Allah maka itulah rasa yang benar.

9. Orang yang selalu berkhusnuzon bersangka baik maka akan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.

10. Hidup jangan mencari pujian dan jangan merasa pantas di puji. Apabila di hina jangan merasa hinaan itu tidak pantas buat kita tapi hinaan itu pantas buat kita kerena kita penuh dengan kekurangan.

11. Selalu belajar mengerti,belajar berkhusnozan, Kita mampu memaafkan orang kerena kita punya pengertian, Seluas pengertian seluas itu pintu maaf, seluas pengertian seluas itu dalam nya perasaan.

12. Bila kita memandang akan diri maka pandang lah kekurangan kita, pandang lah dosa dosa kita, Dan Saat kita melakukan kebaikan,memandang kebaikan pada diri maka pandang lah ini Fadlun Minallah,ini semua Anugerah Allah SWT.

13. Orang yang asik memandang alam semesta maka terdinding dari Allah SWT dan hanya meyakini akan Allah,tapi orang yang asik memandang kisah Allah di dalam alam semesta maka tidak terdinding dari Allah dan melihat Allah melihat kisah Allah melihat cerita Allah, Orang yang masih terdinding tidak bisa melihat (kisah)Allah tapi meyakini akan Allah SWT.

14. Orang yang menemani kita dan tahu kekurangan kita belum tentu masih mau berteman dengan kita tapi Allah tidak, Allah tetap menemani kita, Begitu pun Akhlaknya Rasulullah sebagai mazhar nya Akhlak Allah.

15. Berharap kepada Allah mati dalam perlawanan nafsu walau tidak berhasil tapi ada usaha.

16. Masuk rumah sakit bukan untuk sehat tapi untuk mencari ridho Allah SWT . Sehingga masuk rumah sakit agar Allah senang kerena menjunjung perintah Allah,sehinngga saat tidak sembuh tidak lah sakit hati, Dan saat meninggal,maka meninggal dalam keadaan tidak berdosa, Dan meninggal dalam ridho Allah, Maka orang seperti ini di beri Allah kesempatan selalu memandang anugerah Allah.

Yanuar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.