Jelang New Normal,Objek Wisata  Trenggalek Akan Dibuka Dengan Protokol Kesehatan     

  • Whatsapp

Trenggalek, Infobanua.co.id – Kebijakan new normal “Normal Baru” mulai gencar dibicarakan oleh berbagai pihak, mulai dari masyarakat umum hingga jajaran pemerintah. Jelang penerapannya, pembukaan objek wisata menjadi hal yang lumayan disorot.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek,Sunyoto kepada Infobanua.co.id mengatakan, pihaknya mulai merencanakan membuka sejumlah objek wisata andalan yang ada di kabupaten Trenggalek.

“Dengan adanya pandemi covid-19 saat ini, akan merubah perilaku budaya hidup masyarakat,sehingga pihak Dinas pariwisata kabupaten Trenggalek juga akan mempersiapkan pola-pola gaya hidup itu,” ujar Sunyoto,Selasa ( 2/6).

Lanjutnya, ketika obyek pariwisata telah dibuka kembali maka harus melaksanakan/mengikuti protokol kesehatan sehingga para wisatawan ketika berkunjung ke obyek wisata yang ada di kabupaten Trenggalek akan merasa aman,nyaman dan tidak terpapar covid-19.

“Jadi saat ini kami sedang mempersiapkan untuk itu, bagaimana SOP nya, bagaimana pelayanan jasa masuk ke tempat destinasi wisata ,seperti warung-warung, jasa penyewaan perahu, yg jelas tetap mematuhi protokol kesehatan, jadi pariwisata di Trenggalek akan tetap produktif,” ujarnya.

Lebih lanjut Sunyoto menyampaikan bahwa dibukanya obyek wisata Trenggalek masih menunggu intruksi dari Bupati.

“Kapan wisata bisa dibuka kembali masih menunggu intruksi dari Bupati, kemarin Bupati sudah menyuruh untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa dibuka kembali,”

Saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Trenggalek mengelola beberapa obyek wisata andalan seperti  pantai pasir putih di Karanggongso,pantai Prigi, pantai Pelang, dan Goa Lowo.

“Ketika obyek wisata sudah dibuka kembali, Pengunjung dari luar kota harus melalui  ceck point terlebih dahulu,seperti ceck point di Durenan, check point Tugu dan Panggul,dan apabila ditemukan pengunjung dari zona merah akan dilakukan ravid test ” katanya

Sunyoto menambahkan, bahwa ketika new normal sudah berlaku para wisatawan tetap dapat berwisata di kabupaten Trenggalek, namun pengunjung tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan.

“jadi para wisatawan tetap bisa bergembira namun dapat terhindar dari paparan covid-19,” tutupnya.

Penyebaran virus corona mengakibatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 pada Disparbud Kabupaten Trenggalek diprediksi tidak akan tercapai

Padahal di awal tahun hingga pertengahan bulan Maret PAD sudah mencapai 18,07 persen dari target tahun ini. penurunan tersebut dikarenakan sektor pariwisata yang dikelola oleh pemkab tutup total.

penulis : Sarno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *