Sepekan Polresta Blitar Berhasil Amankan Pengedar Narkoba Jaringan LP

oleh -1 views

Blitar, Infobanua.co.id – Dalam sepekan ini Satnarkoba Polres Blitar Kota berhasil mengamankan lima tersangka kasus peredaran narkoba.

Dua dari lima tersangka yang ditangkap merupakan jaringan pengedar di Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Dua tersangka jaringan LP, yaitu CCA alias Tepos (26) warga Desa Banyakan, Kabupaten Kediri dan DA alias Pelo (24) warga Wonokromo, Surabaya.

Tepos pengedar pil dobel L jaringan LP Kediri, sedang Pelo pengedar pil dobel L jaringan LP Malang.

“Penangkapan pelaku ini hasil pengembangan kasus sebelumnya yang kami ungkap. Pelaku yang kami tangkap sebelumnya mengaku mendapat barang dari Tepos,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela, Jum’at 05-06-2020.

Menurut Leonard, polisi memancing Tepos untuk bertransaksi dengan pelaku yang sudah ditangkap sebelumnya. Tepos diajak bertransaksi di wilayah Udanawu, Kabupaten Blitar.

“Saat kami tangkap, kami menemukan barang bukti 1.600 butir pil dobel L dari Tepos,” jlentrehnya.

Selanjutnya Leonard mengatakan bahwa, dari hasil pemeriksaan, Tepos mengaku mendapat barang dari seseorang yang sedang berada di LP Kediri.

Tepos melakukan transaksi dengan bandar di LP melalui ponsel. Sedang sistem pembayaran dengan cara transfer.

Pengiriman barang juga dengan cara ranjau. Yaitu, menggunakan kurir dan barang ditaruh di suatu tempat yang sudah disepakati.

“Modusnya, mereka transaksi lewat ponsel, pembayaran juga transfer dan pengiriman barang menggunakan kurir dengan sistem ranjau. Mereka tidak saling bertemu,” jelasnya.

Modus serupa juga dilakukan tersangka DA alias Pelo.

Pelo merupakan pengedar pil dobel L jaringan LP Malang. Pelo yang merupakan warga Surbaya ditangkap saat bertransaksi pil dobel L di wilayah Sananwetan, Kota Blitar.

Polisi menyita 800 butir pil dobel L yang sudah dikemas di dalam 40 kantong plastik dari Pelo.

“Pelo ini mengaku mendapat barang dari orang yang berada di LP Malang. Modusnya sama, mereka transaksi pakai ponsel, pembayaran transfer, dan pengiriman dengan cara ranjau,” jlentrehnya.

Selain itu, polisi juga menangkap pengedar sabu-sabu di wilayah Kota Blitar.

Lebih lanjut Leonard menerangkan bahwa selama sepekan ini ada empat kasus narkoba dengan lima tersangka yang diungkap Polres Blitar Kota.

“Barang bukti yang kami sita berupa 2.400 butir pil dobel L, 1 gram sabu, uang tunai, dan sejumlah ponsel,” terangnya.

Salah satu tersangka, Pelo mengaku membeli pil dobel L dari seseorang bandar di LP Kediri. Dia membeli satu botol berisi 1.000 butir pil dobel L dengan harga Rp.700.000. Dia menjual lagi barang itu dengan harga Rp.800.000.

“Saya tidak kenal orangnya, saat transaksi saya biasa memanggilnya mas. Saya baru dua kali pesan barang ke mas. Biasanya dia dulu yang menghubungi saya, sebelum saya pesan,” kata Pelo. (Eko.B)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.