Gubernur Jatim Bersama Bupati Tulungagung Pimpin Gerakan Tanam Padi Pada Awal Musim Kemarau

oleh -3 views

Tulungagung,Infobanua.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi bupati Tulungagung,Maryoto Birowo memimpin gerakan tanam padi pada awal musim kemarau di Desa Bangunjaya,Kecamatan  Pakel, Kabupaten Tulungagung,Minggu (7/6/2020) pagi.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, awal proses tanam Padi di awal musim kemarau tahun ini dimulai dengan rapat koordinasi virtual bersama lima bupati yang wilayahnya menjadi penyangga padi terbesar di Jawa Timur

Kelimanya Bupati itu yakni Bupati Tulungagung, Bupati Ngawi, Bupati Jember, Bupati Nganjuk, dan Bupati Tuban.

Dalam kesempatan kali ini, Khofifah menyempatkan untuk ikut monitoring di wilayah Tulungagung dengan turut melakukan proses penanaman padi. Jenis padi yang ditanam di Desa Bangunjaya yakni varietas Inpari 42 dengan sistem tanam jajar legowo.

Ia menyampaikan, pelaksanaan tanam padi di awal musim kemarau basah ini mendapatkan instruksi langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Untuk itu, gubernur memberikan dukungan untuk seluruh wilayah Jawa Timur yang sudah melakukan tanam, khususnya lima kabupaten sebagai lumbung pangan padi agar bisa mengoptimalkan tanam padi kali ini.

“Jawa Timur ini lumbung pangan nasional. Menyuplai pangan untuk 16 provinsi lain di wilayah Indonesia Timur. Untuk itu, saya berharap agar musim tanam di awal kemarau ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Khofifah juga menugaskan Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur untuk melakukan monitoring ke seluruh daerah di Jawa Timur. Selain itu, terkait dengan urusan pengairan atau irigasi juga ditegaskannya untuk bisa difasilitasi dengan baik, agar tidak ada gagal panen karena kekeringan.

Proses tanam padi juga diikuti oleh Bupati Tulungagung,Maryoto Birowo, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono yang juga mantan Bupati Tulungagung, Kadis Pertanian Jatim Hadi S, dan Wakapolres serta Kasdim Tulungagung. Usai tanam padi, gubernur juga menyempatkan mengecek lumbung padi di Desa Bangunjaya dan berdialog dengan para petani.

penulis : Sarno

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.