Kuasa Hukum Ical, Bacakan Nota Pembelaan di Sidang Kasus Narkoba

oleh -6 views

BONE – Kuasa Hukum terdakwa perkara narkotika Rahmawati A.Irwansyah SH yang di dampingi A. Harun Nur SH membacakan nota pembelaan (Pledoi) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negri (PN) Watampone, atas tuntutan yang di ajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Selasa 16 Juni 2020.

Rahmawati A.Irwansyah SH dan A. Harun Nur SH selaku Kuasa Hukum Rizal alias ical mengatakan, Tidak sependapat atas Tuntutan JPU terhadap kliennya.

Dihadapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negri Watampone Surachmat SH.MH, Tim Kuasa Hukum ical membacakan Nota Pembelaan(Pledoi) setebal 22 halaman. seperti keterangan para saksi saksi yang di hadirkan saat persidangan, dimana tanggapan dan keterangan yang di dampaikan tak satupun yang mengatakan BB tersebut milik Terdakwa Rizal alias Ical.

Diketahui sebelumnya pada persidang 9 juni 2020, dalam pembacaan surat tuntutan JPU, Rizal alias Ical di Tuntut pasal 112 ayat (2), UU Narkotika dengan hukuman penjara 8 tahun di tambah denda Rp. 800.juta dan subsider Rp. 6 Bulan kurungan.

Namun Kuasa Hukum ical melihat , tuntutan JPU telah mengabaikan fakta persidangan dan keterangan 7 orang saksi dibawah sumpah di dalam persidangan.

“Berdasarkan uraian dan fakta hukum , sangat jelas bahwa unsur Pasal 112 ayat 2 sangat jelas tidak terpenuhi, ical secara nyata tidak memilki, menyimpan Dan menguasai barang bukti tersebut Pada saat penggeledahan badan Oleh polisi. yang ditemukan hanya 1 unit Handphone Nokia warna biru. Sedangkan barang bukti sabu ditemukan langsung oleh polisi yang melakukan penggeledahan pada kios pasar lacokkong tempat dimana Randi (Dpo)sebelumnya telah masuk menyimpan tas nya yang berisi sabu

Lanjut, ” Intinya nota pembelaan kami, pada faktanya ical adalah korban bukan seperti apa yang di tuntutkan oleh JPU” tambahnya

Sementara pada kesimpulan nota pembelaan Kuasa Hukum terdakwa di dalam persidangan. menyatakan:

1. Terdakwa menyadari dan menyesali perbuatannya yang mengetahui adanya tindak pidana narkotika oleh RD (DPO) namun terdakwa tidak segera melaporkan kepada petugas kepolisian

2. Terdakwa dalam persidangan bersikap sopan dan tidak mempersulit jalannya persidangan.

3. Terdakwa masih muda dan memilki istri serta 3 orang anak yang masih sangat kecil serta masihb sangat membutuhkan terdakwa selaku tulang punggung keluarga.

4.Terdakwa dalam kondisi sakit kedua pahanya terluka akibat tembakan polisi Dan masih sangat membutuhkan penanganan Dan perawatan yang lebih intensive

5.Terdakwa belum pernah di hukum sebelumnya.

“Olehnya itu kami Kuasa Hukum ical mohon agar kiranya Majelis Hakim memutuskan dengan pertimbangan seadil adilnya dan Hukuman seringan ringannya” ujar Rahmawati A.Irwansyah

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat di minta tanggapannya usai sidang terkait nota pembelaan yang di bacakan oleh Kuasa Hukum Terdakwa mengatakan
“Untuk itu saya belum bisa beri jawaban nanti di lihat pada saat pembacaan repliknya tanggal 23 Juni 2020 mendatang karena kami kerja tim” Jawabnya sambil berlalu.(Aida)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.