Dua ODP covid-19 di Kabupaten Blitar, Meninggal

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, kembali berduka. Pasalnya warganya yang merupakan
pasien positif covid 19, Asal Kecamatan Kesamben, dan Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, meninggal, sedang hasil swabnya baru keluar setelah keduanya meninggal.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19, Kabupaten Blitar Krisna Yekti, mengatakan bahwa, kasus positif covid-19 di Kabupaten Blitar bertambah 2 orang lagi, sehingga jumlahnya menjadi 21 kasus.

“Tambahan dua kasus ini merupakan laki laki 47 tahun asal desa Tapakrejo, Kecamatan Kesamben, kemarin Rabu 24 juni, pukul 13.00 WIB meninggal, disusul hasil swab yang keluar menunjukkan hasil positif,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19, Kabupaten Blitar Krisna Yekti, kepada awak media, Kamis 25-06-2020.

Menurut Krisna, pasien dirujuk ke RSUD ngudi waluyo pada 18 juni lalu, dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), karena sakit demam dan gejala lain serta setiap dua minggu sekali pulang dari Surabaya.

“Pasien tambahan positif kedua merupakan laki laki 59 tahun asal desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, juga meninggal pada Selasa malam sekitar pukul 23.56 WIB, sebelum hasil swab keluar siang harinya. Pasien ini tanggal 20 juni lalu memiliki keluhan sesak nafas dan demam, sehingga dirujuk ke rumah sakit dan dinyatakan sebagai ODP, karena memiliki riwayat dari Surabaya, juga,” jlentreh Krisna.

Selanjutnya Krisna menjelaskan bahwa pada tanggal 21 juni lalu, pasien di swab dan hasilnya keluar siang kemarin, setelah pasien sudah meninggal.

Krisna memastikan keduanya dikuburkan dengan menggunakan protap covid-19. Dan Gugus tugas saat ini melakukan tracing kontak erat pasien positif untuk dilakukan rapid test. (Eko.B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *