Kemacetan Lalu Lintas di Blitar, Karena Truk Pengangkut Tebu, Akhirnya Dewan Angkat Bicara

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Kemacetan jalan raya yang terjadi beberapa hari ini di jalur Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, disebabkan oleh truk pengankut tebu untuk di jual ke Pabrik Gula, Rejoso Manis Indonesia (RMI). Akhirnya DPRD Kota Blitar, angkat bicara.

“Kami dari Komisi III melakukan rapat khusus, membahas antrian truk pengangkut tebu Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) di Kecamatan Binangun yang sudah beberapa hari ini dan mengganggu lalu lintas jalur utama antara Blitar dan Malang,” Kata Sekretaris Komisi 3 DPRD Kabupaten Blitar, Panoto, kepada awak media, Senin 29-06-2020.

Menurut Panoto, pihaknya sangat terbuka dengan masuknya investasi, apalagi untuk peningkatan kesejahteraan petani tebu, namun yang juga perlu diperhatikan, investasi itu juga jangan merugikan masyarakat yang lain.

“Bagi kami, tidak ada alasan bagi RMI untuk mengabaikan kebutuhan sarana dan prasarana. Kalau memang lahan parkir truknya terbatas, maka jadual pengirimannya diatur atau dikurangi pasokan tebunya,” jlentreh Panoto.

Apalagi menurut informasi yang sampai ke Dewan, kalau kesepakatan antara pihak PG RMI dengan Pemerintah Kabupaten Blitar, belum dijalankan bahkan tidak jelas progressnya.

“Ada 3 sampai 4 point yang disampaikan pihak PG RMI, sampai sekarang bagaimana progresnya. Jangan sampai kegiatan investasi, malah memberikan dampak negatif terhadap warga dan lingkungan sekitar termasuk lalu lintas,” pungkas Panoto. (Eko.B).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *