Pelayanan KB di Kabupaten Blitar, Digratiskan

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Dampak dari pandemi Corona Virus Disease-19 atau covid-19 membuat angka kehamilan di Kabupaten Blitar melonjak tajam.

Selama beberapa bulan terakhir ini, jumlah ibu hamil meningkat luar biasa.

Baru pertengahan tahun saja, jumlah ibu hamil di Kabupaten Blitar sudah mencapai 4.022 orang. Jika dibandingkan tahun lalu, itu sangat tak sebanding. Sebab, tahun lalu jumlah ibu hamil hanya 1.527 orang.

Data di Dinas Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Blitar, lonjakan jumlah ibu hamil itu terjadi pada tiga bulan ini. Yaitu, bulan Maret, April, dan Mei.

Di bulan Maret , ada 1.287 ibu hamil, April terdapat 1.408 ibu hamil, sedangkan Mei ada 1.427 ibu hamil.

“Kalau dihitung sejak Januari dan Februari lebih dari jumlah itu. Dan, saat ini mereka rata-rata usia kehamilan antara tiga sampai empat bulan,” kata Kepala BKKBN Kabupaten Blitar, Eka Purwanta, kepada awak media, Selasa 30-06-2020.

Menurut Eka, karena terjadi lonjakan seperti itu, maka pihaknya akan melakukan antisipasi.

Sebab, jika tidak di antisipasi, tahun depan bakal terjadi babyboom atau ledakan jumlah bayi.

Antipasinya, saat ini membuat gebrakan dengan mengratiskan pelayanan multi KB, mulai KB ayudi atau spiral, dan KB implant atau susuk KB.

“Bahkan, sekarang ini permintaan KB jenis Medis Operasi Pria (MOP) juga meningkat. Kalau tahun lalu, hanya ada satu orang, saat ini sudah ada 22 pria, yang sudah melakukan MOP,” jlentreh Eka.

Masih menurut dia, bahwa pandemi covid-19 ini hanya dampak tidak langsung.

Sebab, selama terjadi pandemi ini, orang hanya stay at home sehingga tidak bisa pergi ke mana-mana, termasuk melakukan kelanjutan perawatan alat konstrasepsi.

Ditambah adanya pemberlakukan physical distancing sehingga banyak klinik yang tutup karena tidak berani melakukan pelayanan. Akhirnya, penggunaan alat kontrasepsi menurun.

“Untuk itu, saat ini KB, kami gratiskan, supaya ibu-ibu atau bapaknya mau melakukan KB sehingga angka kehamilan ke depan, bisa dicegah dengan signifikan,” terangnya.

Masih menurut dia bahwa, melonjaknya jumlah ibu hamil itu juga diimbangi dengan meningkatnya jumlah ibu yang melakukan KB.

Sampai pertengah tahun ini, sudah ada 3.050 ibu yang sudah melakukan KB. Termasuk, 22 laki-laki yang juga melakukan MOP.

Dibandingkan dengan tahun lalu, hanya ada 1.500 ibu yang KB dengan satu laki-laki yang MOP.

“Itu buat mengimbangi jumlah ibu yang hamil. Dan kami terus melakukan sosialisasi agar ibu-ibu kian sadar untuk melakukan KB. Apalagi sekarang gratis,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *