Kemenag Balangan Umumkan Penundaan Haji, Menyusul Presscon Kemenag RI

0
8 views

Paringin – Kementerian Agama (Kemenag) RI mengumumkan melalui presscon tentang penundaan pelaksanaan keberangkatan calon jamaah haji seluruh Indonesia, Selasa (6/2/2020).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kemenag Balangan, HM Yamani, langsung mengumumkan pemberitahuan kepada calon jemaah haji di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Sekitar 200 calon jemaah haji yang rencananya berangkat pada Juni 2020 ini. Mereka seharusnya mulai masuk dalam asrama haji untuk proses keberangkatan ibadah tersebut.

Namun, karena masih di tengah pandemi Covid-19 dan atas keputusan Kemenag RI, calon jemaah haji pun diminta bersabar.

“Kalau kecewa, mungkin ada saja yang kecewa. Tapi bagi mereka yang memahami, karena memang kondisinya tidak memungkinkan. Dan kalau dipaksakan, diduga persiapannya juga tidak matang,” ucap Yamani.

Terlebih, tambahnya, pengunduran pengumuman keberangkatan calon jemaah haji sebelumnya sudah diinformasikan pada beberapa bulan sebelumnya. Hingga, pada keputusasaan penundaan resmi dari Kemenag RI.

Sejauh ini, ucap Yamani, sejumlah kesiapan juga telah dilaksanakan oleh jemaah. Baik itu manasik secara online dan tatap muka, serta pelunasan pembayaran setor keberangkatan haji.

Karena adanya penundaan itu, muncul pembahasan setoran jemaah yang sudah dilakukan.

Kemenag Balangan, ujar Yamani, juga masih menunggu mekanisme atau juknis dari penundaan tersebut. Khususnya mengenai uang setoran yang sudah dilakukan calon jemaah.

Dari informasi lisan yang Yamani ketahui, melalui pengumuman Kemenag RI, penanganan uang setoran khususnya pelunasan bisa digunakan untuk tahun berikutnya. Sehingga, saat waktu keberangkatan tiba, calon eamaah cukup menyesuaikan dan terdata sebagai calon jamaah haji pada tahun 2021.

Seiring keluarnya kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 2020, sebagaimana Keputusan Menteri Agama (KMA), jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini akan menjadi jemaah haji 1442H/2021M.

Setoran pelunasan BPIH yang dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Nilai manfaat dari setoran pelunasan itu, juga akan diberikan oleh BPKH kepada jemaah paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama penyelenggaraan haji 1442H/2021M,” begitulah sebagian isi rilis dari Mentri Agama yang dikirimkan oleh Yamani.

Adapun setoran pelunasan BPIH juga dapat diminta kembali oleh jemaah haji.

Sementara saat ini, jelas Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Balangan, Madi, semua calon jemaah haji sudah melakukan pelunasan pembayaran pada 30 Mei kemarin.

Bahkan, meski mereka memprediksi akan ditunda keberangkatannya, calon jemaah tersebut tetap memilih melunasi pembayaran.

“Karena kalau pelunasan setoran haji dilakukan lewat batas waktu, maka calon jamaah haji itu akan masuk daftar reguler. Sementara, apabila dilunasi, bisa masuk daftar tunggu dan berangkat tahun depan karena penundaan saat ini,” ucap Madi.

Menyikapi penundaan ini, Bupati Balangan, Ansharuddin, meminta agar jemaah mengambil hikmah yang ada.

Siapa tahu, ujarnya, tahun berikutnya Kabupaten Balangan akan mendapatkan kuota keberangkatan jamaah haji hingga dua kali lipat. Terlebih, ia sendiri telah menandatangani SK keberangkatan

“Tahun ini ada 203 orang, siapa tahu akan bertambah untuk Kabupaten Balangan,” harap Ansharuddin.

Pun menurutnya, calon jemaah haji yang akan berangkat sudah cukup pasrah, karena memahami situasi saat ini dimasa pandemi.

Sumber: https://banjarmasin.tribunnews.com/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.