Pemkab dan BNNK HSU Aktif Lakukan Upaya Pencegahan Narkotika

0
4 views

Amuntai – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), jum’at (26/6) pekan tadi mengikuti peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020. Peringatan ini mengusung slogan #Hidup100 % di Era New Norma, Sadar Sehat Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba dipimpin Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin.

Menariknya peringatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) HSU H. Husairi Abdi, Lc dan Ketua DPRD setempat Almien Ashan Safari, SKM bersama jajaran Forkopimda lainnya di Kantor BNNK HSU Jalan Negara Dipa No. 357 Kelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah.

Usai menghadiri peringatan HANI, Wabup mengapresiasi peringatan yang digelar meskipun melalui vicon. Ia pun berharap BNNK HSU memaknai peringatan ini dengan bertekad melalukan upaya-upaya pencegahan peredaran narkotika di daerah ini.

“Selamat memperingati Hari Anti Narkota Internasional. Mari kita pertegas kembali komitmen kita untuk melawan dengan gigih peredaran narkotika. Demi menyelamatkan generasi bangsa dan Banua kita,” ucapnya.

Selanjutnya Plt. Kepala BNNK HSU Kompol H. Syamsudin, SE mengatakan HANI tahun ini tujuannya adalah hidup 100%, artinya perubahan citra BNN sebagai Garda Utama. Agar tahun berikutnya penyalahgunaan atau peredaran narkoba terutama di HSU ini bisa berkurang.

Plt. BNNK HSU juga memaparkan pencapaian tahun 2018 terkait dengan rehabilitasi. Di mana ditargetkan sebanyak 20 orang dan menurutnya semua sudah terlaksana.  Kemudian pada tahun 2019 ditargetkan lagi sebanyak 20 orang untuk direhabilitasi.

“Kami memiliki klinik Pratama dan pada tahun 2019 ada16 orang yang berhasil direhabilitasi. Sedangkan dua orang rawat inap di Rumah Sakit Sambang Lihum. Satu orang di Lido dan satu orang di Intan Benua,” terangnya.

Disinggung pola kerja di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19). H. Samsudin mengaku dalam melaksanakan tugas dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Pola kerja yang dilakukan dengan memanfaat media, yakni media elektronik.

“Kami lebih mengedepankan pemanfaatan media elektronik. Yang terpenting adalah masyarakat tahu dan memahami bahaya narkoba (merusak jiwa) dan merugikan diri mereka sendiri. Tidak ada untungnya,” tegasnya.

Selain itu ia juga selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian (Polres HSU). Sedangkan untuk kasus-kasus tertentu (besar), ia akan melibatkan jaringan tertentu dalam pelaksanaannya.

“Meskipun dalam pantauan kami kasus narkoba di HSU turun dari tahun sebumnya. Namun tidak membuat kami lengah. Justru kami harus tetap meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya. Fai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.