Kadisbunak Prov Kalsel Sarankan Pemotongan Hewan Kurban Harus Sesuai Dengan Protokol Kesahatan Covid-19

  • Whatsapp

Banjarbaru, infobanua.co.id – memasuki hari raya idul adha kadisbunak Prov Kalsel akan menyiapkan pemotongan sapi kurban pada tahun 2019 sejumlah 9.214 ekor, dan diperkirakan sapi yang akan dipotong pada hari raya Kurban tahun 2020 ini sebanyak 10.135 ekor, Rabu (1/07).

Untuk Kalimantan selatan di sediakan sebanyak 7.598 ekor dan yang 2.177 ekor akan didatangkan dari provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

“Sehubungan dengan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H (tahun 2020 ) disampaikan bahwa pelaksanaan kurban telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian nomor 114/permentan/PD4 10/9/2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban” cetus Suparmi Selaku kadisbunak Prov Kalsel

Mengingat saat ini dalam situasi bencana non alam wabah Coronavirus disease atau Covid-19 dihimbau agar kegiatan kurban memperhatikan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan dan penyebaran covid 19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah maupun pemerintah daerah.

Pelaksanaan kegiatan kurban yang meliputi penjualan hewan kurban dan pemotongan hewan kurban perlu dilakukan penyesuaian terhadap prosedur pelaksanaan perubahan pola hidup baru pada situasi covid 19 oleh karena itu diperlukan langkah-langkah untuk mencegah dan mengendalikan potensi penularan covid-19 di tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban dengan memperhatikan faktor-faktor resiko sebagai berikut:

Interaksi antar orang dengan jarak yang dekat dan lamanya waktu interaksi pada saat kegiatan kurban, Perpindahan orang antar provinsi /kabupaten / kota pada saat kegiatan kurban, Status wilayah dengan tingkat kejadian yang tinggi dan penyebaran yang luas di suatu wilayah akan meningkatkan resiko penularan, Cara penularan melalui droplet pada saat batuk / bersin dan penularan tidak langsung melalui kontaminasi permukaan benda. Faktor lainnya seperti komorbiditas adanya penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, gangguan paru dan gangguan ginjal. Risiko pada usia tua penularan pada pengguna transportasi publik di rumah dan komunitas. Ujarnya

Oleh karena itu “pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada tahun ini harus menghindari kerumunan masa sehingga dibatasi yang hadir pada acara tersebut hanya panitia kurban saja dan setelah selesai panitia mengantarkan langsung ke tempat penerima hewan kurban, jadi penerima daging kurban tidak mengambil ke tempat pemotongan hewan kurban” Pungkasnya.

Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *